Balanganews.com
Home » Legislatif » DPRD Murung Raya » Rejikinoor : Warga Pelosok Berhak Merasakan Hadirnya Negara
DPRD Murung Raya

Rejikinoor : Warga Pelosok Berhak Merasakan Hadirnya Negara

9

BALANGANEWS, Murung Raya – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, kembali menyerukan pentingnya pemerataan pembangunan sebagai langkah konkret menghadirkan keadilan bagi seluruh warga, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat pelosok tidak boleh dipandang sebelah mata, karena infrastruktur dasar menjadi pondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan kualitas hidup warga.

“Ketika pembangunan hanya terfokus di wilayah perkotaan, akan selalu ada kesenjangan. Warga yang tinggal jauh dari kota juga membayar pajak, juga bagian dari daerah ini. Mereka berhak merasakan hadirnya pemerintah,” ujar Rejikinoor, Minggu (2/11/2025).

Menurutnya, percepatan pembangunan di pedesaan merupakan langkah strategis untuk membuka akses ekonomi dan memperbaiki layanan publik. Ia mencontohkan, jalan penghubung antardesa yang belum layak kerap menghambat aktivitas masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan keperluan mendesak seperti layanan kesehatan.

“Kalau akses jalan saja sulit, bagaimana kita ingin meningkatkan kesejahteraan? Infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan listrik harus diprioritaskan,” tegas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerataan pembangunan merupakan bagian dari amanat undang-undang dan menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menciptakan keadilan sosial.

“Wilayah bisa dikatakan maju jika pemerataannya berjalan. Bukan hanya gedung megah, tapi bagaimana masyarakat di desa merasakan manfaat yang sama seperti warga di kota,” tambahnya.

Lebih jauh, Rejikinoor mendorong Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyusun kebijakan yang berpihak pada masyarakat pelosok dengan memperkuat pelayanan sosial dan peningkatan infrastruktur secara terukur dan berkelanjutan.

“Pemerintah harus hadir untuk semua, bukan sebagian. Aspirasi warga pelosok harus dijawab melalui pembangunan nyata yang bisa mereka lihat dan rasakan,” tutupnya. (asp)

Berita Terkait