BALANGANEWS, Mururng Raya – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, S.HI, mendorong agar para lansia terus diberi ruang untuk belajar dan berkegiatan produktif. Pesan itu ia sampaikan saat mengikuti sesi belajar bersama para peserta Sekolah Lansia Gita Uluh Itah di Puruk Cahu, Jumat (7/11/2025).
“Belajar tidak mengenal usia. Kita semua bisa terus berkembang dan memberi manfaat, apa pun tahap kehidupan yang kita jalani,” kata Dina saat berinteraksi langsung dengan para peserta.
Dalam kegiatan yang berlangsung akrab tersebut, Dina tidak hanya berdiskusi, tetapi juga memberikan motivasi kepada para lansia agar tetap percaya diri dan aktif dalam kegiatan sosial. Ia menyebut keberadaan sekolah lansia menjadi sarana penting untuk membangun solidaritas dan memperkuat kesehatan mental serta sosial peserta.
“Kegiatan seperti ini menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian. Lansia bukan objek, tetapi subjek pembangunan yang tetap mampu berkontribusi,” tegasnya.
Dina yang juga merupakan Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Murung Raya menilai, program pemberdayaan masyarakat harus menjangkau semua kelompok, termasuk perempuan, anak, dan lansia. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan adalah bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif.
Ia menekankan bahwa DPRD Murung Raya siap mendukung setiap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan nonformal, dan pemberdayaan sosial.
“Kami berharap kegiatan semacam ini terus berkelanjutan. Pemerintah daerah dan DPRD berkomitmen memberi dukungan agar para lansia dapat tetap bahagia, produktif, dan merasa dihargai,” ujarnya.
Melalui kegiatan belajar bersama itu, Dina menegaskan kembali pentingnya pembelajaran sepanjang hayat sebagai fondasi bagi masyarakat yang kuat, berdaya, dan saling peduli. (asp)
