DPRD Palangka Raya Soroti Manfaat Rumah Oksigen Puskesmas Menteng

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Keberadaan Rumah Oksigen di Puskesmas Menteng, Kota Palangka Raya, dinilai menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang penting bagi masyarakat, terutama saat kualitas udara menurun akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengapresiasi layanan tersebut karena dapat diakses masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan dan membutuhkan dukungan oksigen.

Arif menyampaikan hal itu pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, fasilitas yang mulai beroperasi sekitar satu bulan tersebut telah dimanfaatkan sekitar 48 warga, termasuk orang dewasa dan sejumlah anak yang datang dengan keluhan gangguan pernapasan.

“Ini merupakan langkah yang baik dari Puskesmas Menteng. Artinya, ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan oksigen,” kata Arif.

Ia menilai keberadaan layanan tersebut menjadi semakin penting ketika masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang sehat akibat paparan asap karhutla. Akses terhadap fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau dapat membantu masyarakat memperoleh penanganan lebih cepat ketika mengalami gangguan pernapasan.

Arif berharap Rumah Oksigen Puskesmas Menteng terus dipertahankan dan dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa fasilitas tersebut tersedia dan dapat digunakan ketika membutuhkan pelayanan.

“Yang penting masyarakat tahu bahwa fasilitas ini tersedia dan bisa dimanfaatkan. Apalagi pelayanan dibuka 24 jam, tentu sangat membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain fasilitasnya, Arif turut mengapresiasi kesiapan petugas Puskesmas Menteng yang memberikan pelayanan sepanjang waktu. Berdasarkan data puskesmas, kunjungan warga berlangsung sejak pagi hingga malam hari dan cenderung mengalami peningkatan pada sore hingga malam.

Ia mengimbau masyarakat yang mulai merasakan keluhan pada saluran pernapasan untuk tidak menunda mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Warga juga diminta menjaga kondisi tubuh serta sebisa mungkin mengurangi paparan langsung terhadap asap.

Sementara itu, Plt. Kepala UPT Puskesmas Menteng, Didik Purwanto, sebelumnya menyampaikan bahwa sekitar 48 warga telah memanfaatkan Rumah Oksigen sejak layanan tersebut dibuka.

Rumah Oksigen Puskesmas Menteng beroperasi selama 24 jam dan diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan oksigen maupun penanganan awal terkait keluhan pernapasan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya selama kondisi kualitas udara masih berpotensi terdampak asap karhutla. (asp)