Hatir Sata Tarigan Nilai PJJ Langkah Tepat Lindungi Siswa dari Paparan Kabut Asap

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Perlindungan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap di Kota Palangka Raya. Karena itu, anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diberlakukan Dinas Pendidikan mulai 1 September 2026.

Menurut Hatir, kondisi udara yang tidak sehat berisiko mengganggu kesehatan anak apabila mereka tetap menjalani kegiatan belajar secara langsung di sekolah. Pembelajaran dari rumah dinilai menjadi pilihan yang lebih aman selama kualitas udara belum membaik.

“Bagi kita kan memang kesehatan yang utama. Kalau sudah sehat, belajarnya juga enak,” ujar Hatir, Selasa (1/9/2026).

Ia menilai keputusan mengalihkan kegiatan belajar ke rumah merupakan langkah yang patut didukung, mengingat anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapat perlindungan dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Memang dengan kondisi yang sekarang ini yang kita lihat juga, berbahaya. Sehingga memang kita mendukung kalau anak-anak ini belajar dari rumah,” katanya.

Meski demikian, Hatir menegaskan bahwa pelaksanaan PJJ tidak harus berlangsung dalam jangka panjang. Kegiatan belajar tatap muka dapat kembali dilaksanakan apabila kondisi udara telah membaik dan dinilai aman bagi kesehatan peserta didik.

“Nanti kalau sudah normal kembali, misalnya keadaan udara sudah baik, ya kita dorong sekolah lagi. Kita dukung pemerintah karena bagaimanapun kesehatan yang utama,” tegasnya.

Hatir berharap upaya penanganan karhutla terus ditingkatkan agar kabut asap tidak berkepanjangan dan kualitas udara segera pulih. Dengan kondisi lingkungan yang kembali aman, aktivitas pendidikan maupun kegiatan masyarakat lainnya di Kota Palangka Raya diharapkan dapat berjalan normal seperti sediakala. (asp)