Sumadi Ingatkan Pembangunan Palangka Raya Harus Selaras dengan Kelestarian Lingkungan

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya diminta mempertimbangkan aspek lingkungan dalam setiap kebijakan pembangunan agar pertumbuhan wilayah tidak menimbulkan persoalan ekologis di kemudian hari.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, menegaskan bahwa pembangunan merupakan kebutuhan daerah yang harus terus berjalan. Namun, pelaksanaannya perlu memperhatikan daya dukung lingkungan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan ekosistem.

“Pembangunan daerah tentu tetap diperlukan, namun aspek kelestarian lingkungan harus selalu dikedepankan agar manfaatnya dapat dinikmati secara berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujar Sumadi, Minggu (27/9/2026).

Ia menilai, perkembangan Kota Palangka Raya menghadirkan tantangan lingkungan yang perlu ditangani secara serius. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian meliputi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perubahan tata guna lahan, pengelolaan air, penurunan kualitas lingkungan, hingga perubahan pola cuaca dan iklim.

“Berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Palangka Raya saat ini di antaranya karhutla, perubahan tata guna lahan, pengelolaan air, kualitas lingkungan, serta perubahan pola cuaca dan iklim,” katanya.

Menurut Sumadi, persoalan tersebut membutuhkan perencanaan yang matang dan langkah mitigasi yang terintegrasi. Pemerintah perlu memastikan setiap rencana pembangunan memperhitungkan dampaknya terhadap lingkungan, terutama pada kawasan yang memiliki fungsi ekologis penting.

Ia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektor dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting agar kepentingan pembangunan dan upaya perlindungan lingkungan dapat berjalan beriringan.

Sumadi mengingatkan bahwa pembangunan yang tidak memperhatikan kondisi lingkungan berpotensi menimbulkan persoalan baru yang justru membutuhkan penanganan lebih besar pada masa mendatang.

“Pembangunan harus didukung penuh, asalkan dirancang dengan prinsip keberlanjutan yang berpihak pada masa depan lingkungan,” pungkasnya.

Ia berharap prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan pemerintah daerah, sehingga kemajuan Kota Palangka Raya dapat berjalan seiring dengan terjaganya kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. (asp)