Balanganews.com
Home » Palangka Raya » Saidah Resmi Pimpin BAZNAS Kalteng 2025-2030, Targetkan Tata Kelola Profesional
Palangka Raya

Saidah Resmi Pimpin BAZNAS Kalteng 2025-2030, Targetkan Tata Kelola Profesional

Img 20260219 Wa0025
Foto bersama pimpinan BAZNAS Kalteng periode 2025-2030 dengan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025-2030, Saidah, menegaskan komitmennya untuk membawa lembaga amil zakat tersebut menjadi instansi yang akuntabel dan profesional guna mengoptimalkan potensi zakat di wilayah setempat.

“Tugas ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah besar yang akan kami jawab dengan kerja keras melalui kolaborasi dan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Saidah.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutannya pada acara Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan BAZNAS Kalteng periode 2025-2030 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (19/2/2026).

Saidah terpilih setelah melewati proses seleksi panjang yang berlangsung sejak September hingga Desember 2025.

Dalam pidato perdananya, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng, Kementerian Agama, BAZNAS Pusat, serta panitia seleksi atas kepercayaan yang diberikan kepada jajaran pimpinan baru.

Menurut Saidah, Kalimantan Tengah sebagai provinsi terluas di Indonesia memiliki peluang zakat yang sangat besar dengan jumlah penduduk Muslim mencapai 2.071.419 jiwa atau sekitar 74,4 persen dari total penduduk.

Selain dari sisi demografi, keberadaan perusahaan-perusahaan besar di Kalteng juga dinilai menjadi potensi strategis untuk penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

“Kita harus jujur mengakui bahwa selama ini potensi zakat yang begitu besar belum tergali maksimal,” katanya.

Oleh karena itu, BAZNAS Kalteng mengharapkan dukungan penuh dari Gubernur dan pihak terkait, khususnya dalam penguatan regulasi, kebijakan, serta pendanaan operasional yang bersumber dari dana hibah pemerintah daerah.

Pada awal masa kerja, jajaran pimpinan baru akan fokus pada pembenahan internal, penyusunan kebijakan pendukung, serta memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS kabupaten/kota dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan pemerintah maupun instansi terkait.

Saidah menambahkan, sosialisasi intensif akan dilakukan kepada instansi pemerintah dan pihak swasta agar kewajiban berzakat benar-benar membumi di Bumi Tambun Bungai.

Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mohon doa dan dukungan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat agar kami dapat mengemban amanah mulia ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Saidah.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa amanah kepemimpinan BAZNAS merupakan tugas mulia yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral dan sosial.

“Amanah kepemimpinan BAZNAS merupakan tugas mulia yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral dan sosial. Semoga amanah besar ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, keikhlasan, dan profesionalitas,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan, zakat diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan sosial, termasuk kesenjangan, keadilan, dan pemerataan ekonomi.

“Oleh sebab itu, pimpinan Baznas yang baru diminta untuk segera bekerja secara proaktif,” tegas Wagub.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan BAZNAS Kalteng semakin solid, terpercaya, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai. (asp)

Berita Terkait