Bentrok Berdarah di PT ABB, Kapolres Kapuas: Penindakan Sudah Sesuai Prosedur

Whatsapp Image 2026 03 04 At 3.10.22 Pm
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Bentrokan berdarah terjadi di areal PT Asmin Bara Baronang (ABB), Kapuas, saat Aliansi Masyarakat Adat Dayak melakukan aksi penutupan operasional atas sengketa lahan yang terjadi di wilayah tersebut, Selasa (3/3/2026)

Setidaknya 3 anggota polisi mengalami luka bacok di bagian kepala dan punggung, sedangkan 2 warga mengalami luka tembak karena menyerang aparat.

Dikonfirmasi terkait bentrokan tersebut, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, mengatakan turut prihatin atas insiden yang terjadi dan menyebabkan korban untuk anggota Polri dan masyarakat.

Iya menerangkan 3 personel yang mengalami luka bacok dan 2 masyarakat yang dilumpuhkan sementara dirawat di RS Bhayangkara Palangka Raya.

“Terkait penanganan aksi penutupan jalan hauling di wilayah Kapuas Tengah, kami tegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan personel Polres Kapuas telah melalui prosedur dan berdasarkan perintah yang sah,” katanya, Rabu (4/3/2026).

Ia menuturkan, sebelum tindakan tegas dilakukan, aparat bersama unsur pemerintah dan tokoh adat telah melakukan pendekatan persuasif dan imbauan secara humanis.

Namun, dalam situasi yang membahayakan keselamatan petugas akibat adanya penyerangan, tindakan terukur terpaksa dilakukan untuk melindungi keselamatan personel dan masyarakat di lokasi.

Ia memastikan seluruh pihak yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan medis secara layak.

“Kepolisian tidak berada dalam posisi sengketa, melainkan hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tidak semakin meluas,” tuturnya.

Gede mengimbau agar seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri dan mengedepankan dialog serta jalur hukum dalam menyampaikan aspirasi.

“Situasi saat ini telah berangsur kondusif dan pengamanan tetap dilakukan secara profesional, proporsional dan humanis,” pungkasnya. YUD