Balanganews.com
Peristiwa

Houla Coffee Ludes Terbakar Usai Sahur

Whatsapp Image 2026 03 04 At 2.53.31 Pm

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Kebakaran melanda kedai kopi Houla Coffee yang berlokasi di Jalan Nyai Balau, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 04.15 WIB. Peristiwa yang terjadi sesaat setelah waktu sahur itu membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar dan membubung tinggi.

Kobaran api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang bangunan. Dalam waktu singkat, si jago merah melahap hampir seluruh bagian kafe milik Virgie (44), seorang wiraswasta di Kota Palangka Raya.

Seorang warga setempat, Andri, mengaku terkejut saat mendengar teriakan minta tolong dari warga lainnya. Saat keluar rumah, ia melihat api sudah membesar.

“Saya kaget dengar warga panik berteriak. Begitu keluar, api sudah besar dan asapnya tebal,” ujarnya di lokasi kejadian.

Saat kebakaran terjadi, kafe dalam kondisi tutup. Namun, salah seorang karyawan, Nasrullah, masih berada di dalam bangunan karena tertidur usai menutup operasional kafe. Ia terbangun ketika ruangan mendadak gelap dan terdengar suara percikan api dari arah dapur.

“Saya sudah tidur karena kafe tutup. Tiba-tiba ruangan gelap dan ada suara seperti percikan api. Ternyata api sudah di dapur, saya langsung keluar menyelamatkan diri,” tuturnya.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas. Tidak lama berselang, armada dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya bersama relawan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Petugas melakukan penyemprotan dari berbagai sisi guna mencegah api merembet ke bangunan lain yang jaraknya berdekatan. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Salah satu petugas Damkar, Sucipto, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Saat kejadian kafe dalam keadaan tutup dan tidak ada pengunjung. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” katanya.

Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari area belakang bangunan dan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam kafe. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas di dapur, namun kepastian penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Akibat insiden ini, pemilik usaha ditaksir mengalami kerugian material sekitar Rp500 juta. Bangunan beserta sebagian besar peralatan usaha dilaporkan hangus terbakar. YUD

Berita Terkait