BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Proses pendaftaran atlet untuk ajang Porprov Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026 terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Sabtu (28/3/2026) pukul 17.00 WIB, total atlet yang sudah terdaftar mencapai 3.060 orang atau sekitar 65 persen dari target yang ditetapkan.
Update tersebut disampaikan tim Sekretariat KONI Kalteng bersama tim IT SEGA Porprov yang terus memantau data pendaftaran yang masuk ke sistem.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.005 atlet berasal dari cabang olahraga kompetisi, sementara 55 atlet lainnya merupakan peserta cabang olahraga eksebisi.
Sejauh ini, sebanyak 12 KONI kabupaten/kota sudah melakukan pendaftaran. Namun dua daerah, yakni KONI Kotawaringin Timur dan KONI Barito Selatan, masih nihil atau belum mendaftarkan atlet sama sekali.
Sementara Kabupaten Murung Raya baru mendaftarkan dua atlet.
“Update Sabtu sore ini, tercatat data atlet yang didaftarkan yang masuk ke tim SEGA Porprov sudah sebanyak 3060 atlet. Semua Kabupaten dan Kota sudah mendaftar dan masih berjalan. Dua Kabupaten yakni Kotim dan Barsel yang masih belum. Untuk Koni Mura baru dua atlet didaftarkan. Mungkin masih seleksi, jadi nanti bisa banyak didaftarkan,” kata Kepala Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Wilson U. Maseh.
Ia menjelaskan, waktu pendaftaran tahap pertama masih tersisa sekitar 12 hari dan akan ditutup pada 10 April 2026. Pihaknya terus melakukan sosialisasi sekaligus membuka ruang koordinasi bagi daerah yang mengalami kendala teknis.
“Memang saat ini masih ada waktu sekitar 12 harian tahap pertama pendaftaran tutup. Kami terus sosialisasikan dan juga sampaikan, apabila ada kendala dalam hal teknis sistem, maka akan segera dievaluasi,” tambahnya.
Qudit sapaan Wilson U. Maseh menegaskan, pihaknya saat ini juga mulai menyusun rekapitulasi data atlet yang telah didaftarkan untuk disiapkan pada tahap berikutnya.
“Nanti setelah selesai rekapituasli akan disampaikan kepada pengurus KONI Kalteng, untuk dilakukan tahap kedua nantinya, guna dilakukan evaluasi kedepanya untuk berbagai kesiapan menghadapi Porprov. Saat ini kami terus melaporkan ke KONI Kalteng, KONI daerah dan Pengprov cabor, sehingga terbuka dan juga dapat diketahui,” jelas Qudit.
Qudit juga mengingatkan seluruh KONI daerah agar memperkuat koordinasi dengan pengurus cabang olahraga supaya tidak terjadi kekeliruan dalam proses pendaftaran atlet.
“Silahkan terus berkoordinasi baik Pengprov cabor, pengkab/pengkot cabor ke KONI daerah sebagai penanggung jawab pelaksana atau pendaftaran. Kalau ada hal yang ditanyakan atau belum dimengerti, bisa dapat segera koordinasi dengan KONI Kalteng, untuk lebih cepat dilakukan evaluasi dan perbaikan lebih lanjut. Kami terus mendorong untuk sosialisasi dan pemberitahuan informasi mengenai pendaftaran atlet ini secara terus menerus,” ungkapnya.
Sebagai perbandingan, pada Porprov XII Sampit 2023, jumlah atlet yang mengikuti kegiatan mencapai 4.619 orang, belum termasuk official dan pengurus KONI daerah yang jumlahnya lebih dari 2.000 orang.
Untuk pelaksanaan tahun 2026, situasi disebut berbeda karena adanya efisiensi keuangan daerah yang turut memengaruhi kesiapan olahraga di tingkat kabupaten/kota. (asp)





