BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat sebanyak 3.843 atlet telah masuk dalam sistem pendaftaran untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng XIII tahun 2026.
Angka ini tercatat hingga Jumat (3/4/2026) siang melalui sistem Sentra Entri Galery Atlet (SEGA).
Dari total tersebut, sebanyak 2.882 atlet dinyatakan telah melengkapi berkas pendaftaran, sementara 961 atlet lainnya masih dalam proses pemenuhan dokumen.
Hingga saat ini, 12 kabupaten telah mendaftarkan kontingennya, sedangkan dua kabupaten lainnya terpantau masih nihil.
Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanudin Noor, mengingatkan KONI daerah untuk segera mempercepat proses pendaftaran mengingat batas waktu tahap pertama akan ditutup pada 10 April mendatang atau tersisa satu pekan lagi.
“Kami terus menghimbau kepada KONI daerah untuk terus dapat mendaftarkan atlet-atletnya, di mana sisa waktu sekitar satu minggu ini bisa dapat dilakukan pendaftaran. Bagi KONI yang masih belum daftar, kami terus imbau dan sosialisasi agar juga dapat turut mendaftarkan atletnya. Ini juga untuk suksesi Porprov Kalteng yang akan dilaksanakan di Kobar beberapa bulan lagi,” kata Hasanudin.
Hasanudin menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan KONI dan Dispora Kotawaringin Barat (Kobar) selaku tuan rumah untuk meninjau kesiapan venue dan fasilitas pendukung lainnya.
“Nantinya kita akan memantau langsung bersama-sama dengan panitia pelaksana, perwakilan cabor hingga KONI dan Dispora ke lokasi langsung, baik cek venue dan berbagai kesiapan lainnya. Bagi rekan-rekan atlet, untuk terus semangat dan meningkatkan latihan, untuk menghadapi suksesi Porprov Kalteng,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Qudit, menjelaskan bahwa tim IT SEGA terus melakukan verifikasi data secara intensif agar validasi pada tahap kedua dapat berjalan cepat dan tepat.
“Kami bersama tim IT SEGA Porprov masih terus melakukan pemantauan. Sembari juga koordinasi dengan tim IT KONI daerah untuk dapat koordinasi, sehingga apabila ada kendala segera dilakukan evaluasi dengan cepat dan tepat. Himbauan juga terus ke Pengprov cabor dan KONI daerah, agar pendaftaran atlet semakin bertambah banyak dan dilakukan berbagai kesiapan,” jelas Qudit.
Sebagai informasi, Porprov XIII Kalteng direncanakan berlangsung di Kabupaten Kotawaringin Barat pada Oktober 2026 mendatang.
Pelaksanaan kali ini diakui memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait kebijakan efisiensi keuangan daerah yang menuntut pengelolaan anggaran kegiatan olahraga dilakukan secara lebih tepat dan efisien. (asp)





