Jelang HUT Ke-16, Gerdayak Indonesia Siapkan Aksi Sosial dan Rapimda

Ketua Gerdayak Indonesia, Yansen A. Binti (baju putih) beserta jajaran pengurus

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia mulai mematangkan persiapan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 yang jatuh pada 28 Mei 2026 mendatang.

Persiapan ini diawali dengan rapat pembentukan panitia pelaksana yang digelar di Gedung Juang, Kota Palangka Raya, Sabtu (18/4/2026).

Ketua Umum DPP Gerdayak Indonesia, Yansen A. Binti, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini akan menjadi momentum penguatan internal sekaligus kepedulian sosial terhadap sesama.

Gerdayak berencana menggelar rangkaian kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat marginal.

“Hari ini kami melaksanakan rapat pembentukan panitia HUT ke-16. Fokus utama kami adalah merancang rangkaian kegiatan yang bermanfaat, seperti bakti sosial ke panti asuhan dan panti jompo, serta ziarah ke Taman Makam Pahlawan,” ujar Yansen Binti.

Selain fokus pada aksi kemanusiaan, Yansen menjelaskan bahwa organisasi juga akan menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda).

Agenda ini akan melibatkan seluruh pengurus dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah sebagai ajang konsolidasi strategis organisasi.

Mengingat puncak HUT pada 28 Mei bertepatan dengan hari raya Idul Adha, pihak DPP Gerdayak memutuskan untuk menyesuaikan jadwal perayaan syukur guna menghormati hari besar keagamaan tersebut.

“Pelaksanaan syukuran kemungkinan kita sesuaikan ke tanggal 30 Mei. Untuk lokasi masih tentatif, ada beberapa pilihan seperti Betang Hapakat, Aula Jayang Tingang, atau Aula Hotel Dandang Tingang. Nanti akan diputuskan bersama panitia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Yansen menekankan bahwa usia ke-16 tahun harus menjadi titik refleksi bagi seluruh keluarga besar Gerdayak.

Ia mendorong adanya evaluasi mendalam terhadap kontribusi organisasi bagi masyarakat dan anggota di tengah dinamika zaman.

“Kita ingin melakukan perenungan kembali atas pencapaian yang ada. Tujuannya agar ke depan kita bisa terus melakukan penyesuaian demi mencapai visi organisasi yang tertuang dalam Anggaran Dasar, meskipun saat ini kita berada di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan,” pungkas Yansen. (asp)