Intip Daftar Harga BBM Kalteng Hari Ini: Harga Pertamax Sentuh Rp16.650

Foto: PT Pertamina Retail

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga komoditas Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan data terbaru dari situs resmi MyPertamina, kebijakan perubahan harga ini juga mulai berlaku efektif untuk wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Langkah korporasi ini diambil sebagai bentuk adaptasi berkala terhadap pergerakan harga minyak mentah dunia serta fluktuasi harga akibat adanya tekanan politik globab.

Kendati lini produk non-subsidi mengalami kenaikan, Pertamina memastikan harga untuk jenis BBM bersubsidi dan penugasan pemerintah tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Merujuk pada data infografis MyPertamina untuk zonasi Provinsi Kalimantan Tengah, harga untuk jenis varian Pertalite (RON 90) dipatok tetap berada di angka Rp 10.000 per liter.

Sementara itu, untuk jenis bahan bakar diesel penugasan, Pertamina Biosolar bersubsidi, harganya tidak mengalami perubahan dan tetap dikunci pada angka Rp 6.800 per liter.

Namun, grafik kenaikan terlihat cukup signifikan pada sektor produk bahan bakar nonsubsidi kelas premium. Untuk varian Pertamax (RON 92) kini menyentuh harga Rp 16.650 per liter.

Bagi pengguna moda transportasi yang memanfaatkan jaringan pangkalan Pertashop di wilayah Kalteng, varian Pertamax ini mendapatkan selisih harga sedikit lebih rendah, yakni dibanderol sebesar Rp 16.550 per liter.

Lompatan harga tertinggi di lini bahan bakar bensin (gasoline) terjadi pada varian Pertamax Turbo (RON 98) yang kini bertengger pada angka Rp 21.200 per liter.

Di sisi lain, untuk varian produk ramah lingkungan berbasis nabati terbaru, Pertamax 95 Green, saat ini terpantau belum tersedia atau belum didistribusikan secara resmi untuk area pasar Kalimantan Tengah.

Sementara itu, pergeseran harga pada segmen bahan bakar mesin diesel (gasoil) nonsubsidi juga menunjukkan pergerakan ke atas.

Produk Dexlite kini dipasarkan dengan harga Rp 23.500 per liter. Untuk varian tertinggi dengan performa maksimal, yakni Pertamina DEX, harganya merangkak naik hingga menyentuh angka Rp 25.350 per liter.

Melalui penyesuaian tarif energi ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjamin ketersediaan pasokan (supply) dan kelancaran distribusi seluruh jenis BBM hingga ke SPBU pelosok daerah di Bumi Tambun Bungai, guna memastikan roda perekonomian masyarakat Kalteng tetap bergerak produktif. (asp)