DPC Parekraf Palangka Raya Gelar Pelatihan Digitalisasi UMKM Naik Kelas

Ketua DPC FSP Parekraf KSPSI Kota Palangka Raya Noviana Jhony Ueng Simbar berfoto bersama para peserta usai pembukaan pelatihan digitalisasi UMKM di Palangka Raya

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSP Parekraf KSPSI) Kota Palangka Raya sukses menggelar pelatihan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Senin (24/8/2026).

Pelatihan perdana yang diikuti sebanyak 31 pelaku usaha lokal tersebut merupakan langkah awal dari rangkaian program kerja strategis DPC Parekraf Palangka Raya menuju puncak acara lokakarya akbar bertajuk “Digitalisasi UMKM Naik Kelas” yang dirancang pada November 2026 mendatang.
Ketua DPC FSP Parekraf KSPSI Kota Palangka Raya, Noviana Jhony Ueng Simbar, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memfokuskan pembekalan pada fondasi dasar pengelolaan usaha berbasis digital serta teknik pemanfaatan media perdagangan elektronik (e-commerce).
“Kegiatan hari ini merupakan pelatihan pertama UMKM, materi yang kita ajarkan untuk pelaku usaha adalah langkah awal ilmu dasar dalam memulai bisnis. Peserta sangat antusias dan mengakui pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama pada materi pemanfaatan media e-commerce,” ujar Novi.
Ia menjelaskan, kegiatan persiapan ini penting untuk membangun pemahaman awal sebelum para pelaku UMKM diterjunkan dalam lokakarya berskala lebih besar pada November mendatang, yang ditargetkan mampu menjangkau hingga 200 peserta.
Dalam lokakarya mendatang, materi pembinaan akan diperdalam pada perbaikan identitas produk (branding), manajemen pemasaran modern (marketing), hingga inovasi kemasan (packaging) agar tampilan produk lebih estetis dan bernilai jual tinggi.
Langkah ini diambil agar produk lokal Palangka Raya mampu bersaing secara sehat dengan produk dari lini usaha yang lebih besar.
Melihat besarnya potensi serta kebutuhan pembinaan para pelaku usaha di tingkat akar rumput, Noviana secara khusus menyoroti perlunya dukungan nyata dan keberpihakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya.
“Saya sangat berharap agar kegiatan ke depannya dan para UMKM yang sudah tergabung di dalam PUK Parekraf ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Palangka Raya. Karena UMKM yang kita bina ini adalah yang benar-benar baru memulai, maupun yang sudah lama tetapi masih stagnan,” tegasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah daerah sangat dinantikan agar perhatian sektor ekonomi kreatif tidak hanya tertuju pada pelaku usaha yang sudah mapan.
DPC Parekraf Palangka Raya berkomitmen untuk terus membuka diri membangun kemitraan strategis dengan Pemkot Palangka Raya maupun instansi swasta demi memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Cantik. (asp)