BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya memperluas jangkauan pemasaran produk hasil karya warga binaan dengan mengandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui kerja sama penitipan dan promosi produk kerajinan.
Melalui kemitraan strategis ini, Lapas Perempuan Palangka Raya menitipkan sejumlah produk UMKM unggulan berupa aneka olahan kerajinan rotan hasil produksi para warga binaan untuk dipajang dan dipasarkan di galeri Dekranasda Kalteng.
Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi karya warga binaan di luar lingkungan pemasyarakatan.
“Langkah ini diharapkan dapat memperkenalkan hasil kreativitas warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus membuka akses pemasaran di luar lingkungan lapas,” ujar Hani Anggraeni, Sabtu (31/10/2026).
Hani menambahkan, program penitipan produk kerajinan rotan tersebut dirancang untuk meningkatkan nilai ekonomis dari hasil pembinaan kemandirian yang selama ini berjalan di dalam lapas.
Melalui sinergi yang terus terjalin bersama Dekranasda Kalteng, pihak lapas berkomitmen mendorong daya saing produk warga binaan agar memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar komersial.
Bekal keterampilan seni kriya dan kewirausahaan ini diharapkan menjadi modal produktif bagi warga binaan sehingga mereka memiliki rasa percaya diri serta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan saat kembali ke masyarakat. (asp)





