Warga Diimbau Jangan Vaksin Booster Dadakan Saat Mudik

vaksinasi
Sejumlah warga tengah menjalani skrining sebelum mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan Binda Kalteng, Senin (25//4/2022)

, PALANGKA RAYA – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19, termasuk vaksin dosis lanjutan atau booster. Terlebih hal itu menjadi syarat bagi warga yang hendak lebaran 2022.

“Masyarakat yang belum divaksin termasuk booster agar segera mendatangi lokasi-lokasi layanan vaksin. Sehingga cakupan vaksin bisa terus meningkat,” kata Kepala , Brigjen TNI Sinyo, Senin (25/4/2022).

Terkait vaksin booster ini, Sinyo mengimbau agar masyarakat yang akan mudik segera melakukan vaksinasi. Karena menurut dia, meski tetap diperbolehkan, booster dadakan punya banyak risiko.

“Kita mau mudik nyaman dan aman hendaknya segera vaksin booster, jangan dipaksain pada saat mudik sehingga menghindari penumpukan keramaian di tempat vaksin,” kata Sinyo.

Selain itu, pembentukan Antibodi pascavaksin baru terjadi sekitar 1 hingga 2 minggu. Sehingga masyarakat, diminta untuk tidak menunda vaksinasi booster agar saat mudik sudah tercipta antibodi dalam tubuh.

Kemudian, imbuh dia, masyarakat juga hendaknya memahami potensi terjadinya KIPI jika memutuskan vaksin di tengah mudik. “KIPI merupakan reaksi tubuh atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), tentu hal ini akan mengganggu perjalanan mudik anda,” tukas dia.

Mobilitas dan interaksi yang tinggi, lanjut Sinyo, berarti risiko penularan Covid-19 yang juga tinggi. Karena itu Pemerintah juga menginstruksikan selain percepatan vaksinasi, maka penegakan penerapan protokol kesehatan juga harus dilakukan.

“Protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara disiplin dan harus selalu bermasker pada saat di tempat umum atau dalam kerumunan,” ujarnya.

Sementara realisasi vaksinasi yang dilaksanakan BINDA Kalteng selama April 2022, hingga Minggu (24/4), mencapai 105.996 orang atau 68,38% dari target bulanan 155.000 dosis.

“Untuk kemarin (24/4), realisasi vaksinasi yang kami laksanakan berhasil menjangkau 5.078 orang atau 101,56% dari target 5.000 dosis perhari,” kata Sinyo.

Jumlah tersebut berasal dari kegiatan vaksinasi di Kabupaten Katingan 529 orang, 768 orang, Gunung Mas 266 orang, Kapuas 643 orang, Kotawaringin Barat 314 orang, Kotawaringin Timur 231 orang, Barito Selatan 630 orang, Barito Utara 261 orang, 499 orang, Lamandau 102 orang, 494 orang, Murung Raya 100 orang dan Kota Palangka Raya 241 orang.

Sedangkan pada hari ini (25/4), BINDA Kalteng kembali melaksanakan vaksinasi massal di Kabupaten Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Katingan, Murung Raya, Barito Timur, Barito Utara, Lamandau, Kapuas, Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Seruyan, Pulang Pisau, dan Gunung Mas. (ari)