Balanganews.com
Home » Peristiwa » Korsleting Listrik, Satu Rumah dan Bangunan Walet Hangus Terbakar
Peristiwa

Korsleting Listrik, Satu Rumah dan Bangunan Walet Hangus Terbakar

Whatsapp Image 2026 01 12 At 12.27.15 Pm
Petugas damkar, kepolisian dibantu warga sekitar ketika berupaya untuk memadamkan api, Senin (12/1/2026).

BALANGANEWS, KUALA KURUN – Sebuah rumah dan satu bangunan walet milik keluarga Gideon L. Suleman dan Yunedi B Towan, di Jalan A Runting, RT. 011, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) hangus terbakar, pada Senin (12/1/2026), pukul 00.30 WIB.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Kurun Iptu Chintya Pradjipta Putri, S.Tr.K, Senin (12/1/2026).

Dia menyampaikan, api pertama kali diketahui oleh saksi Mega yang terbangun, karena melihat kepulan asap tebal dari plafon rumah dan berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengarnya, langsung berupaya padamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) serta kepolisian.

“Di saat situasi yang mencekam itu, saksi berhasil menyelamatkan ibu kandungnya yang dalam kondisi sakit pasca operasi, melalui pintu belakang rumah sebelum api membesar,” ujarnya.

Dia mengatakan, upaya pemadaman itu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tiga unit mobil damkar dan satu unit mobil Armored Water Cannon (AWC) milik kepolisian.

“Api berhasil dipadamkan setelah tiga setengah jam kemudian, tepatnya pada pukul 04.00 WIB,” ujarnya.

Selain rumah dan bangunan walet, kata dia, si jago merah juga menghanguskan sejumlah barang elektronik, uang tunai dan dokumen berharga. Dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 500 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kami juga masih terus melakukan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan rutin periksa instalasi listrik di rumah, dan mengganti kabel yang sudah tidak layak pakai untuk menghindari kejadian serupa.

“Apabila melihat adanya gangguan atau keadaan darurat, segera hubungi layanan Call Center 110 agar kami dapat segera memberikan bantuan,” pungkasnya. (ahs)

Berita Terkait