Karya: Rahmi Nurfitriana
Aku tak sedang menunggu siapa pun.
Malam datang begitu saja,
lampu-lampu diam,
dan langit membuka satu titik terang
tanpa maksud apa-apa.
Ada bintang lewat sebentar,
tak menyebut namaku,
tak meminta diingat.
Cahayanya singkat,
seperti napas yang lupa dihitung.
Aku berdiri sebagai siapa saja,
bukan tokoh dalam kisah,
bukan pusat rindu.
Hanya seseorang yang kebetulan melihat
dan memilih diam.
Tak ada janji disimpan.
Tak ada doa digantungkan.
Bintang itu pergi
sebelum aku sempat berharap.
Palangka Raya, 2025
