BALANGANEWS, TAMIANG LAYANG – Kapolres Barito Timur, Kalimantan Tengah AKBP Hafidh Susilo Herlambang secara tegas menjamin pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 di daerah itu berjalan aman dan kondusif.
“Guna memastikan semuanya berjalan lancar dan kondusif, kita terus meningkatkan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) daerah setempat sebagai persiapan pengamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020,” kata Kapolres Barito Timur AKBP Hafidh Susilo Herlambang di Tamiang Layang, Jumat (3/7/2020).
Lebih lanjut Kapolres Hafidh mengatakan, pelaksanaan Pilgub digelar serentak pada (9/12/2020) masih jauh, namun jauh sebelum pencoblosan tentu ada beberapa tahapan yang perlu mendapatkan pengamanan demi suksesnya Pemilu, “tahapan ini akan selalu dikoordinasikan dengan KPU dan Bawaslu Bartim serta Pemkab Bartim untuk mematangkan berbagai persiapan pengamanan seluruh tahapan Pilkada 2020 di Gumi Jari Janang Kalalawah,” katanya.
Ditambahkan dia, sebagai orang bertanggungjawab di bidang keamanan di daerah itu dirinya juga mengingatkan agar seluruh lini ikut meningkatkan kerja sama, kolaborasi, komunikasi dan koordinasi guna suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi di daerah itu.
Sementara itu meskipun di tengah Pandemi Covid-19, personel Bawaslu dan KPU tetap menjalankan protokol kesehatan. Dan berkaitan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilgub akan dibuat skema berapa orang per Tempat Pemungutan Suara (TPS), “skema ini juga akan dikoordinasikan dengan KPU Bartim, karena akan terjadi penambahan jumlah TPS,” ucapnya.
Sedangkan Ketua KPU Barito Timur Andi Amianu Gandrung ketika dikonfirmasi mengatakan, terdapat 261 TPS untuk pelaksanaan Pilgub tahun 2020 untuk 10 kecamatan di Bartim, “ya ada 261 TPS dan 1 TPS maksimal pemilih 500 orang. Hal ini sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 ini merupakan perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020,” ucapnya singkat. (yus)