Balanganews.com
Barito Utara

Identitas Kadis PUPR Barito Utara Dicatut di WhatsApp, Warga Diminta Verifikasi Informasi

344b3836 1e99 45de A223 A553c9f4007c

Muara Teweh – Upaya penipuan digital kembali menyasar pejabat publik di Kabupaten Barito Utara. Kali ini, nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), M. Iman Topik, dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui platform WhatsApp. Dinas PUPR setempat pun langsung mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat tidak terjebak dalam modus operandi tersebut.

Dalam pernyataan resminya pada Selasa (6/1/2026), M. Iman Topik menegaskan bahwa akun yang beredar dengan foto atau nama dirinya adalah palsu. Ia memastikan bahwa nomor tersebut bukan miliknya dan dibuat semata-mata untuk tujuan yang merugikan. Langkah klarifikasi ini diambil dengan cepat sebelum jatuh korban dari pihak masyarakat maupun rekan kerja di lingkungan pemerintahan.

Kadis PUPR juga menekankan agar masyarakat segera memutus komunikasi apabila dihubungi oleh nomor mencurigakan tersebut. Ia meminta publik tidak mudah tergiur atau takut dengan pesan yang membawa nama pejabat, terutama jika pesan tersebut mengarah pada permintaan tertentu yang tidak lazim dalam prosedur birokrasi resmi.

Komunikasi resmi kedinasan, menurut Iman Topik, tidak pernah dilakukan secara personal melalui aplikasi pesan singkat untuk hal-hal yang bersifat transaksional atau kebijakan penting. Segala bentuk koordinasi biasanya melalui surat resmi atau jalur birokrasi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, kecurigaan awal harus dikedepankan jika menerima pesan yang tidak profesional.

Sebagai solusi bagi warga yang ragu, Dinas PUPR Barito Utara menyediakan kanal verifikasi melalui media sosial resmi. Salah satu platform yang bisa diakses adalah Instagram di akun @dispuppr.barut. Masyarakat didorong untuk melakukan cross-check atau bertanya langsung di kolom pesan media sosial tersebut untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Imbauan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar lebih selektif dalam menerima pesan digital. Kejahatan siber yang mencatut nama pejabat sering kali memanfaatkan rasa percaya masyarakat, sehingga kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama untuk memutus rantai penipuan di wilayah Barito Utara.

Berita Terkait