Kualitas Air Seperti Bubur, DPRD Barito Utara Evaluasi Kinerja PDAM di Jambu Jingah

MUARA TEWEH – Kondisi infrastruktur air di Jambu Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, menjadi catatan merah bagi PDAM setempat. DPRD Barito Utara secara resmi meminta pihak perusahaan untuk segera melakukan pembenahan total atas keruhnya air yang didistribusikan kepada warga.

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Hj Nety Herawati, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi penurunan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat. Desakan ini merupakan bentuk perlindungan dewan terhadap hak warga sebagai pelanggan PDAM yang rutin membayar tagihan.

Saat memberikan keterangan di ruang Komisi I DPRD Barito Utara pada Senin (30/3/2026), Hj Nety menjelaskan bahwa laporan masyarakat mengenai air keruh harus segera ditindaklanjuti. Ia mendesak direksi PDAM untuk turun ke lapangan dan mencari penyebab utama buruknya kualitas air tersebut.

Menurut kesaksian warga yang dihimpun oleh dewan, air yang keluar dari keran saat ini sangat keruh layaknya air bubur. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama sehingga warga sangat berharap adanya tindakan nyata dari instansi terkait untuk mengatasi persoalan tersebut.

Hj Nety kembali menegaskan bahwa kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama karena air bersih merupakan kebutuhan dasar sehari-hari. Ia menilai bahwa pelayanan yang buruk mencerminkan lemahnya manajemen dalam melakukan pemeliharaan sarana pengolahan air.

Pihak DPRD menuntut PDAM untuk segera memperbaiki kualitas layanan dan memastikan distribusi air tetap dalam kondisi layak digunakan oleh warga. Dewan berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas agar masyarakat di Jambu Jingah mendapatkan haknya akan air bersih yang layak.