Buka CMSE 2026, BEI Perkuat Inklusi dan Literasi Pasar Modal

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka ajang Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 yang diselenggarakan di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Perhelatan ini dihadirkan sebagai langkah strategis untuk terus meningkatkan literasi serta memperluas inklusi pasar modal di tanah air.

Kegiatan akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia, yang diinisiasi oleh BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta mendapat dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mengusung tema “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, CMSE 2026 menyajikan tujuh sesi seminar, ragam hiburan, doorprize, hingga pameran yang melibatkan total 104 tenant serta 88 booth dari pelaku industri dan UMKM.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dalam sambutannya menegaskan bahwa CMSE merupakan agenda rutin tahunan yang dirancang untuk memperluas penyebaran literasi sekaligus wadah interaksi langsung antara investor, calon investor, dan para narasumber ahli di sektor keuangan.

“CMSE ini adalah kegiatan rutin tahunan kita. Sebagai ajang bagi kita untuk berbagi literasi, mengikuti diskusi dengan para narasumber, dan juga interaksi antar investor maupun calon investor,” kata Jeffrey dalam acara pembukaan di Gedung BEI, Jakarta.

Jeffrey menambahkan, pelaksanaan CMSE tahun ini juga menjadi momentum penting bagi para pelaku pasar untuk saling bertukar pikiran dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.

Ia meyakini bahwa komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan akan mampu menjaga ketahanan serta pertumbuhan pasar modal Indonesia.

“Sudah banyak tantangan yang kita hadapi, dan pasti ini bukan tantangan terakhir. Ke depan akan masih banyak tantangan yang akan kita hadapi. Tetapi kalau kita punya komitmen yang sama untuk terus menjaga dan mengembangkan pasar modal kita, insyaallah seluruh tantangan itu bisa kita hadapi bersama,” ujarnya.

Sebagai wujud komitmen nyata dalam memperluas inklusivitas, perhelatan CMSE 2026 turut menggandeng lima UMKM binaan IDX Incubator. Keterlibatan sektor UMKM ini diharapkan dapat memperkenalkan ekosistem pasar modal kepada lapisan masyarakat yang lebih luas.

“Inilah esensi dari pasar modal Indonesia, yaitu pasar modal yang inklusif untuk setiap pihak. Semoga CMSE tahun ini akan membawa manfaat dan inspirasi bagi kita semua,” pungkas Jeffrey.

Kegiatan CMSE tahun 2026 ini dibuka oleh Deputi Komisioner Perizinan dan Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK, Eddy Manindo Harahap. (asp)