Balanganews, Muara Teweh-Keselamatan warga Kelurahan Jambu menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Menyusul kejadian longsor di wilayah Karengan, BPBD melakukan inspeksi mendalam untuk memetakan titik-titik rawan yang masih berpotensi bergerak.
Inspeksi ini melibatkan tim ahli rekonstruksi yang bertugas menilai kestabilan tanah pascabencana. Hal ini dilakukan guna mencegah jatuhnya korban atau kerugian material yang lebih besar apabila hujan deras kembali melanda.
Simamoraturahman, selaku Kalaksa BPBD, secara langsung meminta warga untuk tidak mengabaikan peringatan dini. Ia menegaskan bahwa kondisi alam di titik longsor masih memerlukan pemantauan intensif sebelum dinyatakan sepenuhnya aman.
Selain meninjau fisik tanah, tim juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat setempat mengenai tanda-tanda pergerakan tanah. Keterlibatan aktif warga dalam melapor menjadi benteng pertahanan pertama dalam mitigasi bencana.
Pemerintah Kelurahan Jambu mengapresiasi langkah cepat ini sebagai bentuk perlindungan negara terhadap rakyatnya. Pemetaan risiko yang akurat dianggap sebagai langkah preventif paling efektif untuk saat ini.
Ke depannya, BPBD akan terus memantau perkembangan cuaca di lokasi tersebut. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, sembari menunggu langkah rehabilitasi permanen yang sedang disusun oleh pemerintah daerah.





