BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) resmi meluncurkan rangkaian program strategis sektor pendidikan tahun 2026 sebagai upaya nyata meningkatkan akses dan kualitas sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai.
Peluncuran yang dipimpin langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).
Langkah ini merupakan implementasi dari visi misi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur, khususnya misi kedua yang berfokus pada peningkatan pendidikan inklusif sesuai kaidah Belom Bahadat.
Acara tersebut turut disaksikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Fauzan, serta Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas RI Pungkas Bahjuri Ali.
Sejumlah program unggulan yang diresmikan meliputi Program D1 Vokasi Pertanian Akademi Komunitas Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) serta pembagian seragam sekolah gratis bagi lebih dari 60 ribu siswa SMA/SMK/SKH di seluruh wilayah Kalteng.
Selain itu, dilakukan pula peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (PPDS Obgin) Universitas Palangka Raya serta penandatanganan kesepakatan bersama dengan 36 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se-Kalteng.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa peluncuran ini adalah komitmen untuk menjamin hak pendidikan yang layak bagi generasi muda Kalimantan Tengah.
Ia menekankan bahwa kendala anggaran tidak boleh menggeser prioritas pendidikan sebagai pilar kemajuan.
“Kami tidak ingin melihat, ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat, tidak bisa makan,” tegas Gubernur Agustiar Sabran.
Gubernur menambahkan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama dalam memutus mata rantai kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian.
Pada kesempatan itu, ia juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Pusat untuk mengakselerasi kemajuan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah agar mampu bersaing secara nasional.
Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan launching ini merupakan wujud komitmen Pemprov Kalteng dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah.
Ia menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur, khususnya misi kedua yaitu peningkatan pendidikan untuk sumber daya manusia yang beretika melalui pendidikan inklusif sesuai dengan kaidah Belom Bahadat.
Selain itu, program ini juga mendukung agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, sains, teknologi, dan kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kalteng, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, jajaran Staf Ahli dan Asisten Gubernur, para Kepala OPD, serta civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi. (asp)





