Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah, Sasar Ojol hingga Petugas Kebersihan

Img 20260318 Wa0023
Foto bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wagub Edy Pratowo serta unsur Forkopimda Kalteng bersama ojek online, petugas kebersihan hingga masyarakat

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali menggelar pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pokok, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng ini, diikuti berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pengemudi ojek online, petugas kebersihan, porter, hingga warga Kota Palangka Raya.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung dalam laporannya mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

“Bapak Gubernur bersama-sama dengan Forkopimda, Bapak Wagub, Bapak Pangdam, Bapak Kapolda, Bapak Kajinda membersamai kita pada pagi hari ini untuk meringankan beban masyarakat, untuk membantu juga dalam situasi kondisi ekonomi kita yang sedang dinamis. Jadi sedang berubah-ubah, apalagi dengan keadaan perang yang ada di Timur Tengah,” kata Sekda.

Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui pelaksanaan pasar murah di berbagai wilayah.

“Pemerintah hadir untuk menjaga keseimbangan harga, sehingga hari ini Bapak Gubernur memerintahkan jajaran, untuk bersama-sama melaksanakan pasar murah, yaitu totalnya hari ini ada 2 rb lebih paket sembako murah,” tambah Plt Sekda.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat di tengah dinamika global dan menjelang hari besar keagamaan.

“Kita hadir pemerintah provinsi untuk membantu masyarakat ditengah dinamika politik global saat ini. Kemudian juga, untuk membantu masyarakat dalam menghadapi hari besar keagamaan,” kata Edy.

Ditempat yang sama, Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran menegaskan, bahwa pelaksanaan pasar murah tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

“Kegiatan pasa murah ini kami laksanakan untuk menjaga stabilisasi pasokan pangan yang ada di Kalimantan Tengah, terutama harga-harga di pasar supaya jangan terlalu melonjak tinggi,” ujarnya.

Gubernur Agustiar Sabran juga menyampaikan bahwa sasaran utama kegiatan tersebut adalah masyarakat yang membutuhkan, termasuk pekerja sektor informal.

“Kami yakin yang kerja ojol, cleaning service, ya kan, porter, yang orangnya berhak lah intinya, elemen sosial yang berhak yang menerima hari ini peruntukannya kan. Ini kategori tadi ada penyapu jalan, porter, cleaning service, kan gitu ya kan, dan yang lainnya ya,” imbuhnya.

Gubernur menambahkan  kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, dan akan dilaksanakan berkelanjutan.

“Kami berbagi begini dalam rangka ya banyak hal lah. Pertama memang ini visi misi menyelaraskan dari astacita Presiden Indonesia dan visi misi kami selaku Gubernur Kalimantan Tengah. Walaupun di tengah efisiensi anggaran begini kami tetap memperhatikan kegiatan-kegiatan begini ya. Ini uang mereka juga yang kami bagikan, begitu intinya ya,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, setiap paket sembako memiliki nilai Rp145.500 dan disubsidi Pemprov Kalteng sebesar Rp135.500 sehingga masyarakat seharusnya cukup membayar Rp10.000. Namun, paket tersebut digratiskan oleh gubernur bagi penerima manfaat.

Selain pasar murah, kegiatan juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabow Subianto. (asp)