BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat sinergi dengan lembaga masyarakat guna memastikan pengelolaan sumber daya alam tetap selaras dengan nilai-nilai lokal.
Hal ini mengemuka dalam audiensi bersama jajaran Kaharingan Institute Indonesia di Kantor Dinas ESDM Kalteng, Senin (13/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk menyinkronkan kebijakan sektor energi dan pertambangan dengan pelestarian kearifan lokal di Bumi Tambun Bungai.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Kalteng, Syarippudin, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas ESDM, Sutoyo.
Dalam forum tersebut, Syarippudin didampingi oleh jajaran pejabat teknis, mulai dari Kepala Bidang Pertambangan, Kepala Bidang Geologi, hingga Kepala UPT Pelayanan dan Pengujian Teknis.
Kehadiran para pimpinan bidang ini bertujuan agar setiap aspirasi dan poin diskusi dapat dikaji secara komprehensif dari berbagai sudut pandang keahlian.
Syarippudin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Kaharingan Institute Indonesia dalam membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah.
Ia berharap silaturahmi ini menjadi pijakan awal bagi kolaborasi yang lebih luas di masa depan.
“Melalui diskusi bersama ini, diharapkan tercipta keselarasan pandangan, khususnya dalam mendorong sektor energi dan pertambangan yang berkelanjutan serta tetap menghormati nilai-nilai kearifan lokal di Bumi Tambun Bungai,” ungkap Syarippudin.
Kegiatan yang dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif ini membahas berbagai isu krusial terkait pengelolaan sumber daya alam.
Dinas ESDM Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus membuka diri terhadap masukan dari organisasi masyarakat guna mewujudkan tata kelola pertambangan yang tidak hanya memberikan nilai ekonomis, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial budaya.
Pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat memperkuat kebijakan daerah dalam mengelola kekayaan alam secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (asp)





