Semarakkan Hari Jadi Ke-69 Kalteng, Disdagperin Ikut Karnaval Budaya FBIM

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) turut ambil bagian dalam kemegahan Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026.

Keikutsertaan Disdagperin ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sektor industri dan perdagangan berjalan selaras dengan pelestarian akar budaya daerah.

Parade budaya yang menyedot perhatian ribuan pasang mata tersebut dipusatkan di kawasan ikonik Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Minggu (17/5/2026).

Agenda tahunan ini digelar sebagai salah satu rangkaian utama dalam memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Disdagperin Provinsi Kalteng, Norhani, menyatakan bahwa keterlibatan jajarannya dalam karnaval ini merupakan komitmen instansi untuk menjaga eksistensi adat istiadat di tengah arus modernisasi ekonomi.

“Keikutsertaan Disdagperin Kalteng pada kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus upaya memperkuat semangat kebersamaan dan identitas budaya Kalimantan Tengah,” ujar Norhani.

Karnaval Budaya Isen Mulang tahun ini berlangsung semarak dengan diikuti oleh berbagai instansi pemerintah, organisasi masyarakat, komunitas seni, hingga delegasi resmi dari 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalteng.

Masing-masing kontingen unjuk kreativitas dengan menampilkan keberagaman seni, adat, dan budaya khas daerahnya.

Melalui peragaan busana adat yang dimodifikasi secara apik, atraksi teatrikal, serta mobil hias bermotif ornamen khas Dayak, pergelaran ini sukses menjadi etalase budaya yang edukatif, terutama bagi generasi muda di Bumi Tambun Bungai.

Norhani menambahkan, nilai-nilai luhur kebudayaan harus menjadi fondasi utama dalam gerak pembangunan daerah, termasuk dalam memajukan produk-produk kerajinan lokal agar memiliki karakter yang kuat di pasar nasional.

“Partisipasi Disdagperin Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat terus memperkuat komitmen dalam mendukung pelestarian budaya daerah sebagai bagian penting dari pembangunan dan kemajuan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera,” pungkas Norhani. (asp)