BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mengoptimalkan dukungan armada udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, melalui Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, menyampaikan saat ini terdapat tiga unit helikopter water bombing yang aktif memperkuat operasi pemadaman di lapangan.
Dukungan fasilitas udara tersebut dipasok oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lengkap dengan tambahan satu unit helikopter patroli untuk memantau sebaran titik api secara berkala.
“Water bombing masih tiga Helikopter yang membantu kita dari BNPB. Ada juga satu Helikopter patroli,” ucap Agustan, Rabu (12/8/2026).
Kehadiran armada udara ini menjadi faktor krusial dalam menjangkau titik kebakaran di lokasi ekstrem yang sulit dipadamkan melalui jalur darat.
Meski demikian, Agustan menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pemadaman tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel gabungan yang bertugas.
“Namun, penanganan tetap dilakukan dengan melihat kondisi lapangan serta mengutamakan keselamatan personel yang bertugas. Kita tetap melihat situasi di lapangan. Penanganan tidak boleh dipaksakan apabila kondisi membahayakan petugas,” tandasnya. (asp)





