Pemprov Kalteng Salurkan Ribuan Paket Bantuan Warga di Lamandau

BALANGANEWS, LAMANDAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyalurkan ribuan paket bantuan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di Kabupaten Lamandau, Minggu (25/10/2026).

Selain bantuan pangan, Pemprov juga melaksanakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta membagikan masker dan vitamin bagi warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Rangkaian penyaluran bantuan tersebut dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo.

Penyaluran dilaksanakan di tiga titik, yakni di GOR Kujan, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, serta di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Kelurahan Nanga Bulik serta di Kecamatan Sematu Jaya.

Di Desa Kujan, pemerintah menyerahkan 1.550 paket bantuan pangan bagi warga dari tiga desa serta menyalurkan BLT KHBS tahap kedua kepada 163 keluarga penerima manfaat (KPM).

Sementara di Nanga Bulik, sebanyak 3.000 paket bantuan pangan turut dibagikan bersama BLT KHBS bagi 575 KPM, dilengkapi dengan pembagian masker, vitamin, serta suplai air bersih.

Sedangkan di Kecamatan Sematu Jaya sebanyak 1.500 paket bantuan pangan dibagikan dan juga menyalurkan sebanyak 368 keluarga penerima manfaat (KPM) di delapan desa.

Dalam arahannya di hadapan masyarakat, Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian nyata pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat di tengah musim kemarau dan kabut asap.

“Pembagian bantuan pangan dan bantuan langsung tunai Kartu Huma Betang Sejahtera adalah upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya warga Desa Kujan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan,” ujar Edy di Desa Kujan.

Ia juga menambahkan, bantuan tersebut diharapkan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kehidupan sehari-hari.

“Penyaluran bantuan pangan dan BLT Kartu Huma Betang Sejahtera ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan karhutla melalui berbagai bantuan dan layanan,” tegasnya saat di Nanga Bulik.

Wagub turut mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, serta tetap mengenakan masker pelindung dan membatasi aktivitas luar ruangan mengingat tantangan pemadaman bara api di lahan gambut memerlukan waktu dan kewaspadaan bersama.

“Gambut itu memiliki ketebalan. Ketika di atasnya mungkin hanya terlihat asap, tetapi di bawahnya masih ada bara api yang harus dipadamkan,” jelas Edy. “Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tetap waspada terhadap potensi kebakaran, serta menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar rumah saat kabut asap meningkat. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan agar dampak karhutla dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menyampaikan, apresiasi serta ucapan terima kasih mendalam atas sinergi dan perhatian berkelanjutan dari Pemprov Kalteng kepada warga di wilayahnya yang turut menghadapi kendala kekeringan dan keterbatasan akses air bersih.

“Pemerintah Kabupaten Lamandau menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, bahkan jika memungkinkan setiap bulan,” ujar Rizky. (asp)