Balanganews.com
Gunung Mas

Jaga Stabilitas Pangan di Bulan Ramadan, Satgas Saber Gunung Mas Pantau Harga di Pasar

Whatsapp Image 2026 02 21 At 3.54.02 Pm
Tim gabungan ketika melakukan sidak di sejumlah lokasi strategis, Sabtu (21/2/2026).

BALANGANEWS, KUALA KURUN – Untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar Kota Kuala Kurun.

Kegiatan bertajuk koordinasi Sapu Bersih (Saber) pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan tahun 2026 dipimpin langsung perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Feri Edison, SKM, MM, didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gumas Eigh Manto, S.Pi., M.Si, dan personel Satgas Pangan dari Unit II Tipidter Polres Gumas yang dipimpin oleh Bripka Irwanto beserta dua personelnya.

“Tim gabungan itu bergerak menyisir sejumlah titik strategis, seperti Pasar Lama Kuala Kurun, toko ritel modern, toko sembako, serta Gudang Bulog Kuala Kurun,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim AKP Agung Wijaya Kusuma, S.I.K, M.H, Sabtu (21/1/2026).

Dari hasil pemantauan tersebut, mayoritas stok bahan pangan di Kota Kuala Kurun terpantau aman. Namun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas.

Rinciannya, beras medium Rp150 ribu yang sesuai harga eceran tertinggi (HET), beras premium Rp160 ribu atau diatas HET, cabe rawit merah Rp110 ribu, daging sapi Rp165 ribu, bawang merah/putih Rp40 ribu, telur ayam Rp30 ribu, dan gula pasir Rp18 ribu.

“Tingginya harga pada beberapa komoditas seperti cabai dan daging disebabkan oleh faktor logistik, di mana sekitar 80 persen pasokan pangan masih didatangkan dari luar wilayah Kalteng, sehingga biaya transportasi mempengaruhi harga jual di tingkat pedagang,” jelasnya.

Dia menyampaikan, pihaknya akan terus mengawal rantai distribusi pangan agar tetap berjalan lancar. Kehadiran kepolisian merupakan komitmen dalam mendukung Satgas Saber Pangan untuk melakukan pemantauan, agar tidak ada oknum memanfaatkan situasi jelang hari raya idulfitri untuk melakukan pelanggaran harga atau penimbunan.

“Kami ingin memastikan tidak ada terjadi praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat luas di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang bulan suci ramadan,” tegasnya.

Dia mengimbau pedagang untuk tetap mematuhi HET yang sudah ditetapkan pemerintah. Secara keseluruhan, ketersediaan stok di Gudang Bulog dan pasar tradisional masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Gumas kedepan.

“Kami bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus menggelar operasi pasar secara berkala guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kelangkaan bahan pokok,” pungkasnya. (ahs)

Berita Terkait