Helmi Dorong Percepatan Digitalisasi Layanan Publik

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Helmi. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Helmi, mendorong pemerintah daerah mempercepat digitalisasi layanan publik guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan birokrasi yang lebih efektif dan transparan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda seiring perkembangan digital yang terus berlangsung. Masyarakat saat ini membutuhkan layanan yang cepat, mudah diakses, dan tidak berbelit-belit.

“Pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang lebih cepat, transparan, dan efisien di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” kata Helmi, belum lama ini.

Ia menilai masih terdapat sejumlah layanan publik yang berjalan secara manual sehingga berpotensi memperlambat proses pelayanan.

Kondisi tersebut juga menjadi kendala bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil dengan keterbatasan akses terhadap layanan pemerintahan.

“Digitalisasi bukan hanya tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan mendesak. Pelayanan yang cepat dan tidak berbelit adalah harapan masyarakat, dan teknologi adalah jawabannya,” ujarnya.

Helmi menegaskan percepatan transformasi digital harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung, terutama ketersediaan jaringan internet hingga ke desa-desa.

Selain itu, pemerintah daerah juga perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengelola sistem digital secara optimal.

“Bukan sekadar punya aplikasi. Pemerintah daerah juga perlu memastikan jaringan internet tersedia hingga ke desa-desa, serta menyiapkan SDM yang kompeten dalam pengelolaannya,” katanya.

Ia berharap digitalisasi pelayanan publik menjadi agenda prioritas pemerintah daerah agar seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah pelosok, dapat menikmati layanan pemerintahan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

“Digitalisasi harus menjadi agenda utama demi pelayanan yang merata dan mudah diakses semua kalangan, termasuk di pelosok,” tandas Helmi. (asp)