HMI Imbau Waspadai Provokasi Jelang Pelantikan Presiden

–Sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan, Himpunan Mahasiswa Islam () akan tetap konsisten untuk melakukan kontrol atas kebijakan-kebijakan pemerintah, agar dapat berjalan dengan baik sesuai harapan rakyat Indonesia. Serta mencegah terjadi perpecahan antara sesama rakyat Indonesia.

“Mahasiswa adalah salah satu komponen sosial kontrol bagi perjalanan agar tetap berjalan baik. Tugas itu tidak boleh hilang demi kemajuan bangsa,” kata Ketua Umum HMI cabang Palangka Raya, Riko Rahman, Jumat (18/10/2019).

Sikap kritis sebagai bagian dari anak bangsa, terutama generasi muda Indonesia itu, lanjut Riko, karena HMI juga memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Karena itu, imbuh dia, menjelang pengambilan sumpah jabatan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, yang akan dilaksanakan Minggu (20/10/2019), HMI Cabang Palangka Raya mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk menjaga situasi serta kondisi tetap kondusif.

dan Wakil Presiden ini adalah salah satu agenda bangsa yang sudah sewajarnya kita jaga bersama-sama dengan suasana yang aman, tertib dan kondusif,” kata Riko.

Untuk menjaga suasana kamtibmas agar tetap kondusif itu, imbuh Riko, semua pihak khususnya generasi muda agar tidak mudah terpancing dan terprovokasi terhadap isu-isu yang mungkin saja diembuskan oleh pihak yang tak bertanggung jawab sehingga dapat memicu perpecahan dan kesatuan bangsa.

“Sebagai anak bangsa yang lahir dari rahim demokrasi, tentunya kita juga harus menghormati serta menjaga hasil-hasil demokrasi itu yang salah satunya adalah melalui , baik pemilu presiden maupun pemilu legislatif yang merupakan hasil keputusan bangsa kita,” pungkas mahasiswa Program Magister Syariah itu. (adi)