Komisi V DPR RI Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di Kalteng

Foto bersama peserta pada Kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil Strategis Program Padat Karya di Palangka Raya

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi V DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Syauqie, mendorong peningkatan kompetensi dan daya saing pekerja lokal melalui Kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil Strategis Program Padat Karya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Pahandut, Palangka Raya, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum tersebut ditujukan untuk memberikan pengakuan legalitas profesionalisme serta meningkatkan keselamatan dan produktivitas para tenaga kerja di bidang konstruksi.

“Sebagai Anggota Komisi V DPR RI, yaitu Komisi yang membidangi urusan Infrastruktur, Perhubungan dan Pembangunan Daerah yang juga bermitra langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum tentu menyambuat baik atas terlaksananya kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil yang dilaksanakan di Daerah Pemilihan kami yaitu Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Syauqie menegaskan bahwa pembekalan serta sertifikasi resmi ini memegang peranan krusial dalam mencetak SDM konstruksi daerah yang tidak hanya terampil, melainkan juga memiliki nilai tawar yang tinggi di pasar kerja nasional maupun regional.

“Kegiatan ini memberikan makna tersendiri karena Insha Allah lewat pembekalan ini akan menciptakan tenaga kerja terampil konstruksi yang tersertifikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembekalan ini juga dirancang untuk memperkuat keberlanjutan program padat karya serta mendukung jaminan keselamatan kerja dalam setiap pembangunan proyek infrastruktur.

Syauqie pun berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan ini secara optimal demi meningkatkan taraf hidup dan profesionalisme di lapangan.

“Untuk itu, kami sungguh berharap agar para peserta pembekalan benar- benar mengikuti kegiatan ini secara serius, bersungguh – sungguh agar ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan di dunia kontruksi kita,” kata Syauqie.

Melalui sertifikasi kompetensi berstandar nasional ini, para pekerja konstruksi di Palangka Raya diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam mengawal berbagai proyek pembangunan infrastruktur daerah yang berkualitas dan aman. (asp)