BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tahun 2026.
Ajang bergengsi ini mempertandingkan sebanyak 16 kategori yang diikuti oleh 220 atlet dari 13 kabupaten dan 1 kota di Kalteng. Pertandingan dilaksanakan di Gor Pratama Palangka Raya.
Ketua Pengprov PBSI Kalteng, Sugiyanto menjelaskan, kejuaraan ini mencakup berbagai kelompok umur dan nomor pertandingan, mulai dari tunggal usia dini putra/putri, tunggal anak-anak, pemula, remaja, hingga taruna putra/putri serta kategori ganda dan ganda campuran.
“Kejurprov kali ini mempertandingkan 16 kategori dengan partisipasi sebanyak 220 atlet dari 13 kabupaten dan satu kota,” ujar Sugiyanto usai pembukaan, Jumat (30/10/2026).
Menurut Sugiyanto, penyelenggaraan ajang ini memiliki beberapa agenda strategis. Selain sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan pada November mendatang, kejuaraan ini juga berfungsi sebagai ajang seleksi untuk menjaring atlet-atlet terbaik Kalteng.
Para juara nantinya akan dipersiapkan dan diikutsertakan ke tingkat nasional, yakni Kejurnas PBSI di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pertengahan Desember 2026.
“Seluruh kelas yang dipertandingkan di Porprov juga kita pertandingkan di Kejurprov ini sebagai ajang pemanasan. Selain itu, pada pertengahan Desember nanti ada Kejurnas di Kudus, dan kita selalu mengirimkan atlet terbaik hasil Kejurprov untuk berlaga di sana (Kejurnas),” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan prestasi yang diinisiasi oleh Pengprov PBSI Kalteng tersebut.
Ia menilai bahwa kompetisi yang berkesinambungan merupakan kunci utama untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Kami atas nama Ketua Umum melalui Ketua Harian mengapresiasi kegiatan ini, sehingga atlet-atlet dari PBSI dapat mendulang prestasi. Salah satu cara mengejar prestasi adalah melalui turnamen dan perlombaan yang berkesinambungan,” ungkap Hasanuddin.
Hasanuddin berharap para atlet dapat terus menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas skill, serta menyeimbangkannya dengan peningkatan sumber daya manusia.
Dengan pembinaan yang konsisten melalui berbagai ajang kompetisi, para atlet bulutangkis Kalimantan Tengah diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.
Turut hadir pada pembukaan kejurprov tersebut pengurus KONI Kalteng, Ketua Pengkab PBSI Kabupaten/Kota serta insan olahraga lainnya. (asp)





