Ketua Projo Kalteng Minta Jokowi Jangan Pensiun dari Panggung Politik Indonesia

Makhbub Indra Pratama, S.P, Ketua PROJO Kalimantan Tengah

BALANGANEWS, – Banyaknya tawaran kepada untuk bergabung ke beberapa partai di Indonesia merupakan hal yang sangat wajar, terlebih jika PDIP tidak menerima Jokowi.

Ketua PROJO Kalimantan Tengah, Makhbub Indra Prtama mengatakan tawaran dari berbagai partai politik tersebut adalah bentuk apresiasi dan pengakuan atas kiprah Jokowi di panggung politik Indonesia.

“Jokowi terlalu muda untuk pensiun setelah menjadi Presiden” tutur Indra.

Indra menyebutkan selama 10 tahun Jokowi memimpin telah banyak perubahan dan kemajuan yang dicapai, hal ini yang membuat Jokowi sangat dicintai oleh rakyat Indonesia.

“Sebagai Presiden yang memimpin selama 10 tahun, telah banyak kemajuan yang dicapai bangsa Indonesia dan beliau sangat dicintai rakyat,” tambahnya.

Kemana Jokowi akan berlabuh setelah selesai jadi Presiden? Indra mengatakan semua diserahkan kepada Jokowi. Namun, Indra menegaskan terlalu muda bagi Jokowi untuk pension dari panggung politik Indonesia.

“Tentang Jokowi mau berlabuh kemana itu semua kami serahkan kepada Pak Jokowi. Yang pasti kami melihat terlalu muda bagi Pak Jokowi pensiun di kancah politik Indonesia. Beliau sangat berpengalaman dan dapat menjadi inspirasi bagi keberlanjutan kemajuan Indonesia,” ujar Indra.

Menurut Indra, pengaruh Jokowi sangat besar. Pada jelas terlihat bagaimana Jokowi berpengaruh besar atas kemenangan Prabow – Gibran. Di Kalimantan Tengah saja pasangan Prabowo – Gibran mendapat kemenangan dengan perolehan suara sebesar 72,28%.

“Bagaimanapun Jokowi merupakan faktor penting kenapa rakyat di Kalimantan Tengah memilih Prabowo – Gibran,” ungkap Indra.

Ketika disinggung harapan PROJO tentang partai mana yang kiranya dapat dijadikan Jokowi sebagai tempat berlabuh, Indra mengatakan tentu banyak partai yang bersedia, seperti dan yang sudah menawarkan diri.

“Jika PDIP tidak, Golkar dan PAN sudah siap menerima Jokowi. Kami PROJO Kalteng tentu mendukung penuh apapun Keputusan Pak Jokowi,” pungkasnya. ()