BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong pemerintah, khususnya
lembaga penyelenggara pesta demokrasi untuk mengedepankan protokol kesehatan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilangsungkan Desember 2020 mendatang.
Pasalnya, saat ini seluruh wilayah Indonesia termasuk Bumi Tambun Bungai, tengah menghadapi permasalahan yang sama yaitu pandemi Corona Virus Disease Covid-19.
Menurut Anggota Komisi I DPRD Kalteng yang membidangi Hukum, Anggaran dan Pemerintahan Irawati, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sama sekali tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir. Sehingga apabila Pilkada serentak Kalteng tahun 2020 tetap dilaksanakan, tentu harus diterapkan standar protokol kesehatan di setiap Tempat Pemungutan
Suara (TPS).
“Di masa pandemi ini standar protokol kesehatan harus tetap dijalankan terutama saat prosesi pilkada di tiap-tiap TPS. Apalagi kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” kata Irawati, saat dibincangi awak media di gedung dewan, Kamis (2/7/2020).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil), meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengungkapkan, hal lain yang harus diperhatikan dalam prosesi pelaksanaan Pilkada mendatang adalah perlunya penekanan kebijakan Social dan Physical Distancing kepada seluruh lapisan masyarakat yang masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tanpa terkecuali pemilih pemula.
“Harus ditekankan baik kepada pihak petugas TPS maupun masyarakat yang sudah masuk ke dalam DPT tanpa terkecuali pemilih pemula, mengingat untuk pemilih pemula harus dipandu dalam prosesi tahap demi tahap,” ujarnya.
Kendati memiliki daya tahan tubuh yang kuat di usia muda, sambungnya, para pemilih pula juga rentan terinfeksi Covid-19, apabila tidak benar-benar menerapkan protokol kesehatan.
Apalagi dengan digunakannya TPS secara bergantian, termasuk mempercepat penyebaran, sehingga perlu adanya antisipasi dari pihak penyelenggara agar DPT termasuk pemilih pemula bisa terhindar penyebaran Covid-19.
“Akan sangat disayangkan apabila pemilih pemula yang tergolong generasi muda, terpapar Covid-19. Oleh karena itu kita selaku wakil rakyat meminta agar penyelenggaraan pilkada serentak Kalteng 9 Desember 2020 dilaksanakan sesuai protokol kesehatan secara maksimal,” pungkasnya.(ega)