BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin Telabang 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bhayangkara, Kamis (18/12), dan dihadiri Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, serta Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Rakor lintas sektoral ini dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara Polda Kalteng dengan sejumlah instansi, yakni Basarnas Palangka Raya, BNNP Kalteng, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, serta BPOM Palangka Raya sebagai upaya memperkuat sinergi pengamanan dan pelayanan masyarakat selama Nataru.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengatakan Operasi Lilin Telabang 2025 dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Operasi ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan sekaligus pelayanan Natal dan Tahun Baru. Kami mengawali dengan rapat koordinasi seluruh stakeholder untuk menyamakan persepsi, baik pengamanan ibadah di gereja, kegiatan masyarakat di luar gereja, hingga pergantian malam tahun baru,” ujarnya.
Ia menegaskan, evaluasi pelaksanaan Operasi Lilin pada tahun-tahun sebelumnya menjadi masukan penting dalam perencanaan operasi tahun ini.
“Evaluasi ini penting agar kekurangan dan kendala pada pelaksanaan tahun lalu dapat kita atasi, sehingga operasi tahun ini bisa berjalan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Kapolda juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2023 dan 2024, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas saat pelaksanaan Operasi Lilin.
“Jumlah kecelakaan serta korban luka berat dan luka ringan mengalami kenaikan. Namun, untuk korban meninggal dunia justru mengalami penurunan. Harapan kita di tahun ini angka kecelakaan lalu lintas dapat terus menurun,” ucapnya.
Dalam pemetaan yang dilakukan, Polda Kalteng mencatat terdapat 42 lokasi rawan kecelakaan lalu lintas serta 35 titik rawan kemacetan. Selain itu, aparat juga mengantisipasi kondisi cuaca selama Nataru dengan memetakan 12 titik daerah rawan bencana.
Operasi Lilin Telabang 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember hingga 2 Januari. Sebanyak 1.674 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 106 personel Polda Kalteng, 604 personel polres jajaran dan 964 personel dari instansi terkait lainnya. Untuk mendukung pengamanan, disiapkan 32 pos, meliputi 18 pos pelayanan, 14 pos pengamanan, serta pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kalteng. YUD
