BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tes urine ini dilakukan sebagai upaya memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan tenaga kesehatan Polda Kalteng tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Tes urine dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dan melibatkan jajaran keamanan dan ketertiban (Kamtib), JFT Perawat Lapas, serta tim medis Polda Kalteng untuk memastikan pemeriksaan berjalan sesuai standar operasional prosedur.
Sebanyak 63 orang petugas ditambah 1 orang BKO mengikuti pemeriksaan, bersama sejumlah WBP yang dipilih secara acak.
Dari total pegawai, tercatat enam orang tidak dapat mengikuti kegiatan karena cuti dan izin lepas piket.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dan tidak terindikasi menggunakan narkotika maupun obat-obatan terlarang.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk deteksi dini sekaligus penguatan pengawasan internal.
“Kami berkomitmen menjaga Lapas Perempuan Palangka Raya tetap bersih dari narkoba, baik di kalangan petugas maupun WBP,” tegasnya.
Pelaksanaan tes urine berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Ke depan, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin maupun insidentil sebagai bentuk komitmen mendukung P4GN serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. (asp)





