Balanganews.com
Home » Palangka Raya » KONI Kalteng Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Jamin Atlet pada Ajang Porprov 2026
Palangka Raya

KONI Kalteng Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Jamin Atlet pada Ajang Porprov 2026

Img 20260126 Wa0004

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XIII Kalimantan Tengah (Kalteng) 2026 yang akan digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjamin rasa aman bagi para atlet.

Melalui kolaborasi strategis KONI Kalteng dan juga BPJS Ketenagakerjaan resmi memberikan perlindungan bagi seluruh insan olahraga yang akan berlaga.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Rizki Anugerah, AR Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, dalam paparan pada Chef de Mission (CdM) Meeting I, Sabtu (24/1/2026).

“Adalah sebuah kehormatan bagi kami dipercaya menjaga insan olahraga Kalteng. Kami siap melayani atlet dari seluruh penjuru Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan dua program utama guna memastikan risiko fisik yang dihadapi atlet tidak berkembang menjadi beban finansial bagi kontingen maupun keluarga atlet.

Program tersebut meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Melalui JKK, atlet memperoleh perlindungan menyeluruh mulai dari perjalanan dari penginapan menuju venue pertandingan, saat bertanding di arena, hingga kembali ke penginapan.

Sementara itu, JKM memberikan santunan tunai kepada ahli waris apabila atlet meninggal dunia selama masa kepesertaan atau selama penyelenggaraan event.

Selain itu, manfaat lain yang diberikan meliputi pembiayaan pengobatan tanpa batas sesuai kebutuhan medis apabila terjadi cedera, serta santunan tunai jika atlet mengalami cacat fungsi atau cacat tetap akibat kecelakaan saat bertanding.

Dengan perlindungan tersebut, atlet diharapkan dapat tampil maksimal tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap biaya perawatan.

Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor menilai, integrasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan PORPROV.

Menurutnya, olahraga prestasi memiliki risiko cedera berat sehingga diperlukan mitigasi yang memadai, sekaligus untuk menyesuaikan PORPROV Kalteng dengan standar nasional setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ia juga menekankan pentingnya ketenangan mental atlet agar tercipta ekosistem olahraga yang aman dan bermartabat.

Hasanuddin menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program perlindungan ini sangat bergantung pada akurasi data atlet.

Berdasarkan hasil Bimbingan Teknis (Bimtek), setiap kontingen diwajibkan memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atlet tercatat secara akurat.

Sistem pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan nantinya akan terintegrasi langsung dengan sistem pendaftaran peserta PORPROV secara digital.

Dengan langkah ini, penyelenggaraan PORPROV XIII Kalteng 2026 diharapkan tidak hanya sukses secara prestasi, tetapi juga menjamin keselamatan dan kesejahteraan para atlet. (asp)

Berita Terkait