BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Syauqie, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam menjaga perannya sebagai organisasi yang terus berkhidmat untuk kemajuan Indonesia selama 79 tahun berdiri.
Syauqie menilai, perjalanan panjang HMI sejak didirikan pada 5 Februari 1947 hingga 5 Februari 2026 merupakan bukti nyata konsistensi organisasi tersebut dalam mencetak kader-kader pemimpin bangsa yang memiliki kualitas insan cita.
“HMI telah melewati berbagai zaman dan tetap teguh pada komitmen kebangsaan dan keislaman. Di usia yang ke-79 ini, semangat Khidmat HMI untuk Indonesia harus benar-benar diimplementasikan dalam karya nyata bagi pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah ini juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dan pemuda sebagai agen perubahan (agent of change), terutama dalam mengawal kebijakan pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kemaslahatan masyarakat luas.
Menurut Syauqie, tantangan masa depan Indonesia yang semakin kompleks menuntut kader HMI untuk terus mengasah kapasitas intelektual dan kepedulian sosialnya. Ia berharap HMI terus menjadi laboratorium kepemimpinan yang inklusif dan progresif.
“Saya berharap HMI terus melahirkan pemikir-pemikir cerdas dan praktisi handal yang berintegritas. Mari kita perkuat sinergi untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.
Momentum Dies Natalis ini, lanjut Syauqie, bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan waktu yang tepat untuk refleksi diri atas kontribusi organisasi terhadap bangsa selama hampir delapan dekade.
“Selamat Milad HMI ke-79. Teruslah menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan menjaga marwah demokrasi Indonesia,” tutup Syauqie. (asp)





