Balanganews.com
Home » Palangka Raya » Perkuat UMKM, BI Kalteng Cetak Pelatih Pencatatan Keuangan Digital Melalui SIAPIK
Palangka Raya

Perkuat UMKM, BI Kalteng Cetak Pelatih Pencatatan Keuangan Digital Melalui SIAPIK

20260219 041302

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berkomitmen dalam mengakselerasi kapasitas ekonomi daerah, khususnya bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta lembaga berbasis komunitas.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) yang berlangsung pada 12–13 Februari 2026.

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BI Kalteng, UIN Palangka Raya melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalteng.

Pelatihan ini menjadi bagian integral dari program penguatan tata kelola keuangan bagi klaster usaha di sektor-sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan di Bumi Tambun Bungai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Yuliansah Andrias, menekankan bahwa di era digital saat ini, akuntabilitas keuangan menjadi kunci utama bagi UMKM untuk naik kelas.

Menurutnya, penggunaan aplikasi SIAPIK dirancang untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengelola laporan keuangan secara profesional namun tetap sederhana.

“Tujuan utama dari TOT ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan serta memastikan laporan keuangan UMKM bersifat akuntabel. Dengan laporan keuangan yang rapi dan mudah dianalisis, kredibilitas usaha di mata lembaga keuangan akan meningkat, sehingga memperluas akses mereka terhadap pembiayaan formal perbankan,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, narasumber yang bekerja sama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Inklusif (DEKS) Bank Indonesia, Akhmad Jaeroni, memberikan pemaparan teknis mengenai keunggulan aplikasi SIAPIK.

Aplikasi ini dirancang sebagai alat bantu pencatatan keuangan yang sederhana, terstandar, namun sangat aplikatif bagi para pelaku usaha kecil yang selama ini masih terkendala dalam penyusunan laporan keuangan formal.

Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas 28 perwakilan MES kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dan 22 dosen FEBI UIN Palangka Raya.

Para peserta ini dipersiapkan secara intensif untuk menjadi pelatih (trainer) dan pendamping yang nantinya akan terjun langsung menularkan ilmu serta keterampilan penggunaan SIAPIK kepada para pelaku usaha binaan di wilayah masing-masing.

Selain materi teknis keuangan, Bank Indonesia juga menyisipkan sosialisasi terkait Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

Melalui edukasi ini, para calon trainer diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada UMKM mengenai pentingnya mengelola rupiah dengan bijak sebagai simbol kedaulatan negara.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Palangka Raya Dr. Muhammad Nasir, Dekan FEBI UIN Palangka Raya Dr. Tri Hidayati, Sekretaris MES Kalteng H. Heru Hidayat, Wakil Ketua MUI Kalteng H. Abdul Wahid Aha, serta perwakilan Kementerian Agama Provinsi Kalteng.

Melalui penyelenggaraan TOT SIAPIK 2026 ini, BI Kalteng optimis akan tercipta ekosistem pencatatan keuangan yang lebih tertib dan profesional di Kalimantan Tengah. (asp)

Berita Terkait