Balanganews.com
DPRD Kalteng

Antisipasi Kelangkaan Ramadan, DPRD Kalteng Minta Pengawasan LPG Diperketat

Img 20260219 Wa0003
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Agie. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Agie, memberikan perhatian serius terhadap stabilitas pasokan energi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Ia menegaskan agar dinas terkait yang menangani urusan Liquefied Petroleum Gas atau LPG segera meningkatkan intensitas pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar tersebut di seluruh agen di wilayah Provinsi Kalteng.

Langkah antisipatif ini dinilai krusial mengingat konsumsi gas rumah tangga biasanya mengalami lonjakan signifikan saat memasuki bulan puasa.

Agie menekankan pentingnya memastikan rantai pasokan elpiji tetap stabil agar kebutuhan harian masyarakat untuk keperluan ibadah dan rumah tangga dapat terpenuhi tanpa kendala.

“Kita tidak ingin ada kelangkaan atau kesulitan akses LPG di tengah masyarakat yang sedang mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa,” ucap politisi PAN tersebut, baru-baru ini.

Selain memastikan fisik barang tersedia di pasar, legislator dapil Kalteng I ini juga menyoroti potensi adanya oknum yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga di atas ketentuan.

Dia mengingatkan pemerintah daerah dan instansi berwenang agar setiap kenaikan harga elpiji yang tidak sesuai aturan atau melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) segera ditindaklanjuti dengan tindakan tegas.

“Apabila ditemukan adanya kenaikan harga yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dinas terkait harus mengambil langkah cepat dan tepat agar tidak memberatkan masyarakat,” jelasnya.

Agie menambahkan bahwa pemantauan tidak boleh hanya dilakukan secara situasional, melainkan harus berkala dan menyeluruh.

Pengawasan ketat perlu menyasar mulai dari tingkat agen besar hingga ke titik distribusi terakhir atau pangkalan di pemukiman warga. Hal ini bertujuan agar potensi masalah, baik berupa hambatan distribusi maupun praktik penimbunan, dapat dideteksi sejak dini. (asp)

Berita Terkait