BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar lomba cerdas cermat bertajuk “PANDAI 2026”.
Kegiatan yang berlangsung pada 6-7 Maret 2026 ini dipusatkan di Sekretariat DPW PAN Kalteng, Palangka Raya, sebagai upaya mendorong generasi muda meningkatkan wawasan dan pemahaman nilai-nilai ajaran Islam.
Ketua Panitia Lomba Cerdas Cermat PANDAI 2026, Sari Fatimah, S. Pd.I, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan instruksi langsung dari tingkat pusat.
Pelaksanaannya dilakukan serentak di seluruh wilayah Indonesia guna membentengi moral generasi milenial dan Z dengan pengetahuan agama yang mumpuni.
“Kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh DPW PAN sesuai petunjuk Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan,” ujar Sari Fatimah di Palangka Raya, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan, sebanyak enam sekolah tingkat SMA/MA sederajat di Kota Palangka Raya turut bersaing dalam ajang ini, yakni MA Darul Ulum, SMAN 1 Palangka Raya, SMAN 2 Palangka Raya, SMA NU Palangka Raya, MA Raudhatul Jannah, dan SMA Muhammadiyah 1.
“Jalannya lomba dinilai oleh dewan juri berkompeten, di antaranya Dr. H. Abu Bakar, HM., M.Ag sebagai Ketua Dewan Juri, kemudian H.M. Zuhri, S.Hi., M.Pd.I, dan Hj. Mujibah, S.Ag,” ujar Sari Fatimah.
Sementara itu, Majelis Penasehat Partai Wilayah (MPPW) DPW PAN Kalteng, Abu Bakar, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan investasi sumber daya manusia dalam bidang spiritual.
Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur keagamaan.
Melalui kegiatan PANDAI 2026 ini, PAN Kalteng ingin menumbuhkan kecintaan para pelajar terhadap ajaran Islam yang moderat dan penuh kedamaian.
“Di tengah arus informasi yang begitu deras, penguatan fondasi agama menjadi kunci agar generasi muda kita tetap memiliki jati diri dan akhlak yang mulia,” tutur Abu Bakar.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman religius yang mampu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat di Kalimantan Tengah. (asp)





