Lapas Perempuan Palangka Raya Gelar Tes Urine Peringati HBP ke-62

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, memimpin langsung tes urine dalam rangka memperingati HBP ke-62

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menggelar tes urine massal bagi petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (6/4/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 sekaligus komitmen menciptakan lingkungan penjara bersih dari narkoba (Bersinar).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Perempuan Palangka Raya ini dilaksanakan dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya.

Sebanyak enam personel BNN dikerahkan untuk mendukung proses pemeriksaan yang dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) selaku Pelaksana Harian (Plh) Kepala KPLP.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga integritas jajaran serta memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh penghuni lapas.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih dari narkoba serta berorientasi pada pembinaan yang lebih baik,” ujar Hani.

Dalam pelaksanaannya, petugas mengambil sampel urine dari 35 orang pegawai dan 135 orang warga binaan yang dipilih secara acak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium lapangan oleh tim medis dan BNN, seluruh peserta tes dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika maupun obat-obatan terlarang.

Hasil nihil penyalahgunaan narkoba ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan dan pembinaan di Lapas Perempuan Palangka Raya berjalan efektif.

Selain melibatkan tenaga kesehatan internal, sinergi dengan BNN Kota Palangka Raya terus diperkuat sebagai bentuk deteksi dini terhadap ancaman peredaran gelap narkotika di dalam institusi pemasyarakatan.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Manajemen Lapas berharap hasil positif ini dapat terus dipertahankan guna mendukung program nasional pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN). (asp)