BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Persaingan menuju kursi Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 semakin dinamis. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon rektor di Sekretariat Rektorat UPR, Selasa (26/5/2026).
Dengan pendaftaran tersebut, Tari menjadi kandidat keenam yang ikut dalam tahapan penjaringan calon pimpinan perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Tengah itu.
Kehadiran Tari turut memberi warna baru dalam kontestasi pemilihan rektor, terlebih karena keterwakilan perempuan dinilai masih jarang dalam dinamika kepemimpinan perguruan tinggi.
Usai mendaftar, Tari menegaskan niatnya untuk membawa UPR berkembang sebagai kampus yang unggul dan berdaya saing, khususnya dalam penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi berkelanjutan.
“UPR harus terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang maju dan mampu menjadi pusat pengembangan pengetahuan teknologi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pencalonannya, Tari mengusung visi membangun Universitas Palangka Raya yang integralistik dan terpadu dengan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga harus melahirkan sumber daya manusia yang berintegritas dan siap mengabdi kepada masyarakat.
“Mewujudkan Universitas Palangka Raya yang integralistik dan terpadu dengan nilai-nilai Pancasila, sehingga berdampak, siap mengabdi dan berkarya, serta memiliki jiwa dan semangat Pancasila dan siap berintegritas,” katanya.
Dosen senior FISIP UPR, Sidik Rahman Usop, menilai munculnya figur perempuan dalam bursa calon rektor menjadi momentum penting bagi semangat kesetaraan di lingkungan akademik.
Menurutnya, kepemimpinan perempuan dapat membawa pendekatan kolaboratif dan nilai kebersamaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Calon rektor perempuan itu sangat langka. Era sekarang adalah era kebersamaan, dalam bahasa Dayak adalah kesamaan dan egaliter. Kehadiran calon perempuan dalam bursa pemilihan rektor menjadi bagian penting untuk menghidupkan kembali nilai kesetaraan dalam bentuk nyata,” ucapnya.
Sebelum Tari mendaftarkan diri, lima nama lain telah lebih dahulu masuk dalam bursa bakal calon Rektor UPR. Mereka yakni Dr Ir Deddy NSP Tanggara ST MT, Prof Bhayu Rhama ST MBA PhD, Prof Dr Ir Uras Tantulo MSc, Dr Thea Farina Elmbang SH MH, dan Dr Natalina Asi MA. YUD





