Bush Valentino Desak Pengusutan Tuntas Tragedi Tumbang Kalemei

Suasana audiensi pengurus GDAN dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan di Mapolda setempat, yang turut dihadiri oleh Sekretaris IV GDAN, Bush Valentino

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Ketua DPW Satya Kita Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng), Bush Valentino, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus peredaran narkoba yang menjadi latar belakang tragedi di Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk membongkar seluruh jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya. Ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi bandar, pengedar, maupun pihak-pihak yang diduga melindungi peredaran barang haram tersebut.

“Masalah narkoba harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar, pengedar, maupun pihak-pihak yang diduga ikut melindungi atau membiarkan peredaran narkoba terjadi di tengah masyarakat,” tegas Bush Valentino, usai audiensi dengan Kapolda Kalteng, Selasa (7/7/2026).

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya ini menilai, kejahatan narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda, menghancurkan keluarga, serta mengganggu ketertiban sosial.

“Narkoba bukan hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan keluarga, masa depan anak-anak, dan ketertiban sosial. Karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, transparan, profesional, dan berkeadilan,” ujarnya.

Bush menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam peredaran narkoba, termasuk apabila terdapat oknum yang diduga ikut bermain di balik bisnis ilegal tersebut.

“Kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk membongkar seluruh jaringan narkoba, mulai dari pengguna, pengedar, bandar, hingga kemungkinan adanya oknum yang bermain di balik peredaran barang haram tersebut. Siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Sekretaris IV Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) ini menambahkan, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Masyarakat harus berani melapor, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen daerah harus bersatu menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” ucapnya.

Bush berharap pengungkapan kasus di Tumbang Kalemei menjadi pintu masuk untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Kalimantan Tengah sehingga kasus serupa tidak kembali terulang.

“Usut tuntas. Hantam bandarnya. Putus jaringannya. Selamatkan generasi bangsa,” pungkasnya. (asp)