BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Federasi Serikat Pekerja Bangunan dan Pekerjaan Umum (FSPBPU) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Nasional Stop Bullying atau penghentian aksi perundungan.
Dukungan nyata terhadap gerakan sosial tersebut diwujudkan melalui dorongan edukasi dan pesan moral yang disampaikan lewat media seni, salah satunya melalui karya film layar lebar berjudul “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu”.
Ketua Umum SPSI FSPBPU Kalteng, Bush Valentino Lambung, menyampaikan bahwa persoalan perundungan tidak hanya berdampak buruk pada mental generasi muda, tetapi juga dapat memengaruhi iklim sosial dan lingkungan kerja secara luas jika tidak diantisipasi sejak dini.
Oleh karena itu, FSPBPU Kalteng merasa terpanggil untuk hadir dan mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan pentingnya toleransi, empati, serta rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
“Mari ciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian,” kata Bush Valentino Lambung di Palangka Raya, Jumat (14/8/2026).
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya menjelaskan bahwa pemilihan media film layar lebar sebagai sarana kampanye dinilai sangat efektif dan intuitif.
Melalui pendekatan audio visual yang menyentuh, pesan moral mengenai bahaya perundungan serta pentingnya membangun persahabatan dapat tersampaikan dengan lebih kuat dan mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat.
Bush menambahkan, tajuk film “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu” membawa pesan kuat bahwa perbedaan hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling merendahkan atau memusuhi, melainkan menjadi landasan untuk saling merangkul dan menguatkan satu sama lain.
Langkah ini juga diharapkan dapat menginspirasi organisasi profesi dan elemen masyarakat lainnya di Kalteng untuk turut serta mengagungkan nilai-nilai kemanusiaan dan anti-kekerasan, baik di lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.
Melalui sinergi dan gerakan bersama ini, FSPBPU Kalteng berkomitmen untuk terus mengawal terciptanya ruang sosial yang aman, harmonis, serta bebas dari segala bentuk intimidasi maupun perundungan di Bumi Tambun Bungi. (asp)





