Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Perempuan Palangka Raya Panen Sayur Pakcoy

Kalapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya Hani Anggraeni bersama jajaran dan warga binaan memanen sayur pakcoy hasil pemanfaatan lahan produktif di Lapas Perempuan Palangka Raya

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, bersama jajaran dan warga binaan melaksanakan panen sayur pakcoy di area perkebunan lapas setempat, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan secara produktif di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam panen perdana tersebut, Kalapas Hani Anggraeni bersama warga binaan turun langsung memetik sayuran segar hingga berhasil mengumpulkan sebanyak 30 kilogram pakcoy berkualitas baik.

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengoptimalkan lahan yang tersedia agar menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat sekaligus mendukung pengembangan kegiatan produktif di lingkungan lapas,” kata Hani Anggraeni.

Hani menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat ganda.

Menurutnya, budidaya tanaman tidak hanya menghasilkan komoditas konsumsi, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan kedisiplinan, ketekunan, serta semangat gotong royong bagi para warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan juga berkesempatan mengenal proses budidaya tanaman, mulai dari perawatan hingga masa panen,” imbuhnya.

Ia berharap keterampilan praktis di bidang pertanian ini dapat menjadi bekal bernilai guna bagi warga binaan ketika kelak kembali dan berintegrasi ke tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan selama menjalani masa pidana, tetapi juga membekali warga binaan dengan pengalaman positif, keterampilan, dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif di masa mendatang,” pungkas Hani. (asp)