BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Kegagalan menuju Zona Integritas WBK/WBBM di tahun sebelumnya tak menyurutkan semangat Rutan Kelas IIA Palangka Raya untuk berbenah diri. Di tahun 2022, persiapan mencapai predikat WBK dan WBBM terus dilakukan.
Kepala Rutan Palangka Raya, Suwarto, mengatakan menuju Zona Integritas WBK/WBBM kedepan pihaknya akan kembali melakukan Assesment kepada petugas guna membentuk kelompok kerja (Pokja) yang bekerja dalam membangun zona integritas.
Selain itu, kini pihaknya terus mengevaluasi kembali kegagalan tahun sebelumnya. Ia merasa, kegagalan disebabkan antara program unggulan dan tugas fungsi Rutan tidak ada kesesuaian. Dimana fungsi Rutan adalah untuk perawatan kesehatan tahanan, sedangkan yang dilampirkan. Sebelumnya adalah produk unggulan kerajinan tangan.
“Karena Rutan fungsinya bukan sebagai pembinaan. Kami merevisi kembali program unggulannya. Merapatkan dengan semua petugas, program unggulan apa yang ditonjolkan terkait pelayanan tahanan. Dalam hal ini Kanwil Kemenkumham memberikan masukan pelayanan makanan di dapur untuk ditonjolkan,” katanya, Jumat (11/2/2022).
Lanjut Suwarto, Rutan juga akan meningkatkan dari segi fasilitas dan semua layanan publik guna menjadi pelayanan terpadu satu pintu, khususnya hak mendapatkan integrasi dan program unggulan sistem penitipan Rutan ekspres.
“Arti penting WBK dan WBBM sebenarnya berkaitan dengan pelayanan publik, meski tidak meraih WBK WBBM, tapi pelayanan publik terus ditingkatkan. Namun jika meraih WBK WBBM tentu ada kebanggaan tersendiri dan ada reward yang diberikan Kemenkumham terkait tunjangan kinerja, satu level di atasnya. Menjadi harapan semua petugas untuk Rutan Palangka Raya dapat meraih WBK dan WBBM,” tuturnya. (yud)