BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Sejumlah daerah di Tanah Air dalam beberapa hari terakhir melaporkan stok vaksin Covid-19 terus menipis. Kondisi itu bahkan dilaporkan juga terjadi Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mengatakan bahwa stok vaksin yang dimiliki pihaknya saat ini kosong.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul mengungkapkan, berdasarkan data Smile, saat ini total stok vaksin Covid-19 di daerah itu ada sebanyak 16.966 dosis. Dari jumlah itu, dosis vaksin yang ada di kabupaten/kota paling rendah 40 dosis dan paling tinggi 3.900 dosis.
Namun di tengah keterbatasan stok vaksin tersebut, Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Kalteng tetap berupaya melaksanakan pemberian vaksin kepada masyarakat.
“Kami masih terus melaksanakan vaksinasi massal setiap kepada masyarakat di berbagai daerah di Kalteng,” kata Kepala BIN Daerah Kalteng, Brigjen TNI Sinyo, Kamis (6//10/2022).
Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan BINDA Kalteng jelas Sinyo, terutama dalam upaya mempercepat dosis booster di wilayah Provinsi Kalteng yang sampai saat ini masih tergolong rendah.
Rendahnya angka vaksinasi booster ini menurut dia, diduga disebabkan karena keengganan masyarakat merasa tidak lagi membutuhkan vaksinasi booster, sehingga enggan hadir dalam penyelenggaraan vaksinasi. Hal itu seiring semakin melandainya kasus Covid di daerah.
“Kalau untuk vaksinasi dosis 1 dan 2 di Kalteng ini memang sudah tinggi. Bahkan untuk dosis 1 sudah lebih dari 100 persen, demikian juga dosis dua sudah hampir 100 persen. Namun untuk booster ini yang masih sangat rendah dan harus terus kita pacu,” ujarnya.
Sinyo menekankan percepatan pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan (booster) ini akan dilakukan melalui berbagai strategi secara proaktif, persuasif, terfokus, dan terkoordinir. “Untuk itu, kami terus mengimbau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster ke gerai-gerai vaksin atau fasilitas kesehatan terdekat,” tukas dia.
Selain itu, Sinyo juga menyinggung wacana akan diakhirinya status pandemi Covid-19 di Indonesia. Hal itu menurut dia, harus didukung dengan adanya kekebalan masyarakat terhadap virus Corona yang diperoleh melalui vaksin.
“Untuk mempercepat pandemi ini diakhir, ayolah lengkapi dosis vaksin sampai booster. Sehingga kekebalan komunal betul-betul terwujud,” ujarnya.
Sementara untuk capaian vaksinasi yang dilakukan BINDA Kalteng pada periode 14 September – 5 Oktober 2022, mencapai 9.043 orang. “Kemarin kami melakukan vaksinasi terhadap 77 orang di Kota Palangka Raya, Pulang Pisau dan Barito Timur. Dan hari ini, kami melakukan vaksinasi di Kotawaringin Timur, Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Kapuas, Barito Timur, Seruyan dan Pulang Pisau,” pungkas dia. (ari)