BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, mengikuti Video Conference (Vidcon) terkait pembentukan Unit/Kompi Produksi yang dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Ruang Vidcon Makodim 1011/Klk, Rabu (24/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti secara virtual oleh jajaran Pangkotamaops TNI AD, TNI AL dan TNI AU.
Dalam kesempatan itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai didampingi Asops Kasdam XXII/TB Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo, Kapendam XXII/TB Letkol Arh Dodo Sahata Simanulang, Dandim 1019/Katingan Letkol Kav Prima Wahyudi, serta Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deki Febrianto.
Dalam arahannya, Panglima TNI menyampaikan penekanan Presiden RI terkait pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit. Kemampuan dasar hingga penguasaan teknologi modern dinilai perlu terus ditingkatkan melalui pembinaan dan latihan yang berkelanjutan.
“Prajurit harus jago tembak, fisik harus terus dilatih dan dibina. Prajurit harus mampu membaca peta, mahir sebagai operator Drone, dan menguasai taktik pertempuran modern,” tegas Panglima TNI.
Untuk mendukung peningkatan kemampuan tersebut, Panglima TNI menekankan kembali pelaksanaan pendidikan berjenjang bagi para komandan satuan, mulai dari Susdanyon hingga Susdanbrig.
Pendidikan tersebut diarahkan untuk membentuk pemimpin lapangan yang tangguh, adaptif dan profesional dalam menghadapi perkembangan tugas serta tantangan di lapangan.
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa TNI telah membangun dan menyiapkan daerah latihan yang representatif di Nunukan dan Ciwidey.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat digunakan prajurit untuk melaksanakan latihan secara maksimal dengan standar yang disebut setara dengan daerah latihan di negara sahabat seperti Australia dan Singapura.
Selain membahas peningkatan profesionalisme prajurit, vidcon tersebut juga membahas konsep pembentukan Unit/Kompi Produksi yang dipaparkan oleh Dankodiklat TNI atau yang mewakili.
Kompi Produksi nantinya diarahkan untuk melaksanakan kegiatan pertanian terpadu yang mencakup sektor pertanian, peternakan dan perikanan.
Kegiatan tersebut juga mencakup hilirisasi hasil produksi dengan mengedepankan penggunaan teknologi modern serta mekanisme pengelolaan yang terintegrasi.
Unit/Kompi Produksi diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok (supply chain) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI.
Untuk TNI AD, pelaksanaannya berada di Yonif TP dan Kodim, sementara TNI AL melalui Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) dan TNI AU melalui Pangkalan Udara (Lanud).
Konsep tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendukung kesejahteraan prajurit.
Menanggapi arahan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai menyambut baik rencana pembentukan Unit/Kompi Produksi.
“Kodam XXII/Tambun Bungai siap mengimplementasikan program tersebut di wilayahnya sebagai bagian dari dukungan terhadap kemandirian pangan dan pelaksanaan tugas pokok TNI,” kata Pangdam Mayjen TNI Zainul Arifin. (asp)





